SEKOLAHSMA

Hubungan Internasional dan Peran Indonesia

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMA · Kelas 11 · Fase F

Politik luar negeri bebas aktif (Mohammad Hatta). Peran Indonesia di PBB, GNB, ASEAN, OKI, APEC, G20. KAA Bandung 1955. Diplomasi: jenis perwakilan, perjanjian internasional. Isu kontemporer: Laut China Selatan, ASEAN centrality, krisis Myanmar.

Konsep kunci yang dipelajari

  • politik luar negeri: bebas aktif (Hatta, 2 September 1948)
  • peran Indonesia: KAA 1955, GNB 1961, ASEAN 1967, OKI, APEC, G20
  • perwakilan diplomatik: duta besar, atase, konsul
  • perjanjian internasional: bilateral, multilateral, ratifikasi UU
  • ASEAN: 11 anggota (Timor Leste 2025), centrality, ASEAN Way
  • isu kontemporer: Laut China Selatan, Myanmar, perubahan iklim COP
  • Indonesia presidensi G20 2022, ASEAN 2023

Contoh soal Hubungan Internasional dan Peran Indonesia dan pembahasannya

5 soal pilihan ganda berikut diambil dari bank soal SekolahSMA, lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah. Coba kerjakan dulu sebelum membaca pembahasannya.

SOAL 1

Politik luar negeri Indonesia yang 'bebas aktif' berarti ...

  1. A. Indonesia bebas dari semua perjanjian internasional dan aktif membangun militer
  2. B. Indonesia bebas tidak memihak blok manapun dan aktif berkontribusi dalam perdamaian dunia ✓ Jawaban benar
  3. C. Indonesia bebas dari pengaruh asing dan aktif menolak kerjasama internasional
  4. D. Indonesia bebas menentukan kebijakan ekonomi dan aktif mengekspor ke seluruh dunia
  5. E. Indonesia bebas dari PBB dan aktif membentuk organisasi regional sendiri
Pembahasan

Konsep: Bebas aktif: BEBAS = non-blok (tidak ke Barat/Timur), AKTIF = kontribusi nyata untuk perdamaian dan kerjasama dunia. Jawaban benar: B. Tips: Bebas aktif: BEBAS = non-blok (tidak ke Barat/Timur), AKTIF = kontribusi nyata untuk perdamaian dan kerjasama dunia.

SOAL 2

Indonesia menjadi salah satu pendiri organisasi ASEAN pada tahun 1967. Negara-negara pendiri ASEAN adalah ...

  1. A. Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei
  2. B. Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina ✓ Jawaban benar
  3. C. Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, Filipina
  4. D. Indonesia, Malaysia, Singapura, Myanmar, Filipina
  5. E. Indonesia, Brunei, Singapura, Thailand, Filipina
Pembahasan

Konsep: Lima negara pendiri ASEAN (Deklarasi Bangkok, 8 Agustus 1967) disingkat IMSTF: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina. Jawaban benar: B -- B benar karena memuat tepat kelima negara pemrakarsa yang menandatangani Deklarasi Bangkok 1967: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina. Tips: Hafal IMSTF (Indonesia-Malaysia-Singapura-Thailand-Filipina); negara lain semuanya menyusul belakangan.

SOAL 3

Peran Indonesia dalam PBB yang paling menonjol adalah ...

  1. A. Indonesia pernah menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB
  2. B. Indonesia belum pernah terlibat dalam misi perdamaian PBB
  3. C. Indonesia aktif mengirimkan pasukan perdamaian ke berbagai negara konflik ✓ Jawaban benar
  4. D. Indonesia pernah keluar dari PBB dan kemudian kembali bergabung
  5. E. Indonesia menjadi negara yang paling banyak mendanai program PBB
Pembahasan

Konsep: Peran paling menonjol Indonesia di PBB adalah pengiriman pasukan perdamaian Kontingen Garuda sejak 1957 ke berbagai wilayah konflik. Jawaban benar: C -- C benar karena Kontingen Garuda adalah wujud nyata politik bebas aktif Indonesia di PBB, telah dikirim ke 20+ negara konflik sejak 1957 dan menjadi peran perdamaian Indonesia yang paling dikenal. Tips: Peran Indonesia di PBB: Kontingen Garuda (pasukan perdamaian) sejak 1957. Sudah bertugas di 20+ negara konflik. Rincian jawaban C: Kontingen Garuda

SOAL 4

Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 1955 yang diadakan di Bandung diprakarsai oleh Indonesia bersama ...

  1. A. Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina
  2. B. China, India, Jepang, dan Korea
  3. C. Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar
  4. D. India, Pakistan, Burma, Ceylon, dan Indonesia ✓ Jawaban benar
  5. E. Afrika Selatan, Mesir, Nigeria, dan Ethiopia
Pembahasan

Konsep: Pemrakarsa KAA 1955: Indonesia + India + Pakistan + Burma + Ceylon = 5 negara Colombo Powers. Jawaban benar: D. Tips: Pemrakarsa KAA 1955: Indonesia + India + Pakistan + Burma + Ceylon = 5 negara Colombo Powers. Menghasilkan Dasasila Bandung. Rincian jawaban D: India, Pakistan, Burma (Myanmar), Ceylon, dan Indonesia sendiri

SOAL 5

Dalam hukum internasional, hubungan diplomatik antarnegara diatur dalam ...

  1. A. Piagam PBB 1945 Bab II tentang Keanggotaan
  2. B. Perjanjian Westphalia 1648 tentang Kedaulatan Negara
  3. C. Kesepakatan bilateral setiap pasangan negara saja
  4. D. Deklarasi Universal HAM 1948
  5. E. Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik ✓ Jawaban benar
Pembahasan

Konsep: Hubungan diplomatik antarnegara (kedutaan, kekebalan diplomatik, tugas diplomat) diatur dalam Konvensi Wina 1961. Jawaban benar: E -- E benar karena Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik adalah instrumen hukum internasional khusus yang mengatur perwakilan diplomatik, kekebalan, dan keistimewaan diplomat. Tips: Hubungan diplomatik = Konvensi Wina 1961. Mengatur: kekebalan diplomatik, kedutaan besar, tugas diplomat.

Latihan soal Hubungan Internasional dan Peran Indonesia

Tersedia 30 soal latihan Hubungan Internasional dan Peran Indonesia dengan pembahasan langkah demi langkah, plus Kak Guru AI yang menjelaskan konsep 24/7. Mulai gratis tanpa kartu kredit.

Daftar gratis & mulai latihan

Topik lain di Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan