SEKOLAHSMA

Sejarah Indonesia SMA - Materi, Konsep & Latihan Soal

Mata pelajaran Sejarah Indonesia SMA mencakup Fase E (kelas 10) dan Fase F (kelas 11-12). Diorganisasikan dalam 2 elemen utama: Pemahaman Konsep Sejarah Indonesia (kerajaan kuno, kolonialisme, pergerakan, kemerdekaan, orde reformasi) dan Keterampilan Sejarah (sumber sejarah, kronologi, interpretasi). Pendekatan: deep learning melalui sumber primer-sekunder dan refleksi nilai kebangsaan. Total 12 topik dengan track kelompok seragam (3 kelompok @ 10 soal = 30 soal).

12 topik · 360 soal latihan + pembahasan · Kurikulum Merdeka

Daftar gratis - latihan Sejarah Indonesia + Kak Guru AI

Kelas 10 (Fase E)

Pada akhir Fase E, peserta didik memahami konsep ilmu sejarah, manusia purba dan asal-usul nenek moyang Indonesia, serta jalur rempah dan interaksi dengan dunia luar pada masa Hindu-Buddha dan Islam Nusantara.

Pengantar Ilmu Sejarah

Definisi dan ruang lingkup sejarah, manfaat belajar sejarah, periodisasi dan kronologi, sumber sejarah (primer, sekunder, tertier), jenis sumber (lisan, tulisan, benda), heuristik-kritik-interpretasi-historiografi, dan jenis historiografi (tradisional, kolonial, modern Indonesia).

Manusia Purba & Masa Pra-Aksara

Asal-usul manusia, evolusi (Australopithecus-Homo habilis-erectus-sapiens), manusia purba di Indonesia (Pithecanthropus, Homo Wajakensis, Homo Soloensis), pembabakan zaman batu (paleolitikum, mesolitikum, neolitikum, megalitikum), zaman logam, dan corak kehidupan (food gathering > food producing).

Jalur Rempah & Interaksi Awal

Asal-usul nenek moyang Indonesia (Yunan, Out-of-Taiwan, Out-of-Sundaland), rute migrasi (Proto-Melayu, Deutero-Melayu), jalur rempah Nusantara, perdagangan kuno dengan India-China-Arab, akulturasi, dan teori masuknya Hindu-Buddha (Brahmana, Ksatria, Waisya, Sudra, Arus Balik).

Kelas 11 (Fase F)

Pada akhir kelas 11 Fase F, peserta didik memahami kerajaan Hindu-Buddha dan Islam di Nusantara, kolonialisme Eropa dan perlawanan, pergerakan nasional, pendudukan Jepang, proklamasi, hingga upaya mempertahankan kemerdekaan.

Kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara

Kerajaan Hindu-Buddha besar (Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, Mataram Kuno-Sanjaya-Syailendra, Kediri, Singhasari, Majapahit), raja terkenal, prasasti dan bukti, hubungan internasional, kemunduran, serta peninggalan budaya (Borobudur, Prambanan).

Kerajaan Islam di Nusantara

Teori masuknya Islam (Gujarat, Persia, Mekkah, China), kerajaan Islam besar (Samudra Pasai, Aceh, Demak, Banten, Mataram Islam, Gowa-Tallo, Ternate-Tidore), peran Wali Songo, akulturasi budaya Islam-Nusantara, dan perdagangan masa Islam.

Kolonialisme Eropa & Perlawanan Bangsa Indonesia

Latar belakang kedatangan Eropa (jatuhnya Konstantinopel 1453, 3G), kedatangan Portugis-Spanyol-Belanda-Inggris, VOC (1602-1799), Hindia Belanda, sistem tanam paksa, politik etis, dan perlawanan rakyat (Perang Diponegoro, Padri, Aceh, Banjar, Bali, Pattimura).

Pergerakan Nasional Indonesia

Latar belakang pergerakan nasional, organisasi modern (Boedi Oetomo 1908, Sarekat Islam, Indische Partij, Muhammadiyah, NU, PNI), Sumpah Pemuda 1928, peran perempuan (RA Kartini, Dewi Sartika), pers pergerakan, dan tokoh nasional (Soekarno, Hatta, Sjahrir, Tan Malaka).

Pendudukan Jepang & Persiapan Kemerdekaan

Pendudukan Jepang (1942-1945), propaganda Tiga A & Gerakan Putera, kebijakan Jepang (romusha, Heiho, Peta), perlawanan terhadap Jepang (Singaparna, Indramayu, Blitar), pembentukan BPUPKI dan PPKI, perumusan Pancasila, dan perdebatan Piagam Jakarta.

Kelas 12 (Fase F)

Pada akhir kelas 12 Fase F, peserta didik memahami proklamasi kemerdekaan, perjuangan mempertahankan kemerdekaan, era Demokrasi Liberal-Terpimpin, Orde Baru, hingga era Reformasi dengan tantangan kontemporer.

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Peristiwa Rengasdengklok, perumusan teks proklamasi, pembacaan proklamasi 17 Agustus 1945, sidang PPKI 18-22 Agustus 1945 (pengesahan UUD, pemilihan presiden-wapres, pembentukan KNIP, departemen, provinsi), dan reaksi internasional terhadap proklamasi.

Revolusi & Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

Pertempuran heroik (Surabaya 10 Nov 1945, Ambarawa, Bandung Lautan Api, Medan Area, 5 Hari Semarang), Agresi Militer Belanda I & II, perjuangan diplomasi (Linggarjati, Renville, Roem-Royen, KMB), Serangan Umum 1 Maret 1949, pengakuan kedaulatan 27 Des 1949.

Demokrasi Liberal & Terpimpin

RIS-NKRI 1950, era Demokrasi Liberal (1950-1959): kabinet Natsir-Sukiman-Wilopo-Ali I-Burhanuddin-Ali II-Djuanda, Pemilu 1955, gangguan keamanan (PRRI, Permesta, RMS, DI/TII, APRA), Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Demokrasi Terpimpin, Manipol-Usdek, konfrontasi Malaysia, G30S/PKI 1965.

Orde Baru & Era Reformasi

Pemerintahan Orde Baru Soeharto (1966-1998): Repelita, Trilogi Pembangunan, swasembada beras 1984, kekuasaan Golkar, krisis moneter 1997-1998, kerusuhan Mei 1998, Reformasi 21 Mei 1998. Era Reformasi: Habibie, Gus Dur, Megawati, SBY, Jokowi, Prabowo. Tantangan: korupsi, otonomi daerah, terorisme, demokrasi.