Demokrasi Liberal & Terpimpin
Sejarah Indonesia SMA · Kelas 12 · Fase F
RIS-NKRI 1950, era Demokrasi Liberal (1950-1959): kabinet Natsir-Sukiman-Wilopo-Ali I-Burhanuddin-Ali II-Djuanda, Pemilu 1955, gangguan keamanan (PRRI, Permesta, RMS, DI/TII, APRA), Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Demokrasi Terpimpin, Manipol-Usdek, konfrontasi Malaysia, G30S/PKI 1965.
Konsep kunci yang dipelajari
- RIS-NKRI 17 Agustus 1950 (kembali ke negara kesatuan)
- Demokrasi Liberal: 7 kabinet, Pemilu 1955 (PNI, Masyumi, NU, PKI)
- gangguan: DI/TII (Kartosuwiryo Jabar, Daud Beureuh Aceh), PRRI/Permesta, RMS, APRA Westerling
- Dekrit 5 Juli 1959: kembali ke UUD 1945
- Demokrasi Terpimpin: Soekarno, Manipol-Usdek, Nasakom
- G30S/PKI 1 Oktober 1965: 7 jenderal terbunuh; Supersemar 11 Maret 1966
Contoh soal Demokrasi Liberal & Terpimpin
Era **Demokrasi Liberal** di Indonesia berlangsung dari 1950 hingga 1959 dan ditandai dengan ...
- A. Banyak partai bersaing, kabinet sering berganti ✓ Jawaban benar
- B. Satu partai berkuasa, kekuatan militer dominan
- C. Presiden sebagai kepala pemerintahan yang otoriter
- D. Pemilu langsung memilih presiden setiap 5 tahun
- E. Soekarno memimpin pemerintahan tanpa oposisi
Konsep: Demokrasi Liberal 1950-1959 = MULTI PARTAI = KABINET SERING GANTI = 7 kabinet. Langkah penyelesaian: (1) Identifikasi konsep periode atau jenis historiografi yang ditanyakan (2) Recall ciri-ciri pokok periode (Hindu-Buddha, kolonialisme, pergerakan, Orde Baru, Reformasi) (3) Pilih opsi yang konsisten dengan karakteristik periode atau konsep Jawaban benar: A karena Banyak partai bersaing, kabinet sering berganti. Mengapa opsi lain salah: - B: Satu partai berkuasa, kekuatan militer dominan -- mengandung unsur historis yang relevan tetapi bukan jawaban yang paling tepat untuk konteks soal - C: Presiden sebagai kepala pemerintahan yang otoriter -- mengandung unsur historis yang relevan tetapi bukan jawaban yang paling tepat untuk konteks soal - D: Pemilu langsung memilih presiden setiap 5 tahun -- mengandung unsur historis yang relevan tetapi bukan jawaban yang paling tepat untuk konteks soal - E: Soekarno memimpin pemerintahan tanpa oposisi -- tokoh yang disebut bukan aktor yang tepat untuk peristiwa atau peran yang ditanyakan soal Tips: Demokrasi Liberal 1950-1959 = MULTI PARTAI = KABINET SERING GANTI = 7 kabinet. Ingat: '7 kabinet' = tidak stabil. Berakhir = Dekrit 5 Juli 1959.
Latihan soal Demokrasi Liberal & Terpimpin
Tersedia 30 soal latihan Demokrasi Liberal & Terpimpin dengan pembahasan langkah demi langkah, plus Kak Guru AI yang menjelaskan konsep 24/7. Mulai gratis tanpa kartu kredit.
Daftar gratis & mulai latihan