Seni Teater Modern Indonesia
Seni Budaya SMA · Kelas 11 · Fase F
Sejarah teater modern Indonesia: era pra-kemerdekaan (Komedi Stamboel), tokoh besar (WS Rendra, Putu Wijaya, Arifin C. Noer, Nano Riantiarno, N. Riantiarno). Kelompok teater: Bengkel Teater Rendra, Teater Mandiri, Teater Koma. Naskah-naskah penting (Bila Malam Bertambah Malam, Opera Kecoa, Mahabarata). Unsur produksi pertunjukan.
Konsep kunci yang dipelajari
- Komedi Stamboel (1891): cikal bakal teater modern Indonesia
- WS Rendra: Bengkel Teater (Yogya, 1967), si Burung Merak
- Putu Wijaya: Teater Mandiri (1971), gaya teror mental
- Arifin C. Noer: Bengkel Teater (Jakarta), Madekur dan Tarkeni
- Nano Riantiarno: Teater Koma (1977), Opera Kecoa, Bom Waktu
- naskah penting: Bila Malam Bertambah Malam (Putu), Mastodon dan Burung Kondor (Rendra)
- unsur produksi: naskah, pemain, sutradara, panggung, lighting, sound, busana, rias
Contoh soal Seni Teater Modern Indonesia
Teater modern Indonesia berkembang pesat setelah kemerdekaan, salah satunya melalui kelompok teater yang didirikan oleh W.S. Rendra bernama ...
- A. Bengkel Teater ✓ Jawaban benar
- B. Teater Koma
- C. Teater Populer
- D. Teater Mandiri
- E. Teater Gandrik
Konsep: Bengkel Teater = W.S. Jawaban benar: A karena Bengkel Teater. Mengapa opsi lain salah: - B: Teater Koma - C: Teater Populer - D: Teater Mandiri - E: Teater Gandrik Tips: Bengkel Teater = W.S. Rendra. Teater Koma = N. Riantiarno. Teater Populer = Teguh Karya. Teater Mandiri = Putu Wijaya.
Latihan soal Seni Teater Modern Indonesia
Tersedia 30 soal latihan Seni Teater Modern Indonesia dengan pembahasan langkah demi langkah, plus Kak Guru AI yang menjelaskan konsep 24/7. Mulai gratis tanpa kartu kredit.
Daftar gratis & mulai latihan