SEKOLAHSMA

Apresiasi Prosa Bertema Lingkungan

Bahasa Indonesia SMA · Kelas 11 · Fase F

Apresiasi prosa fiksi dan nonfiksi bertema lingkungan hidup. Karya sastra lingkungan (ecocriticism): novel, cerpen, esai, memoar tentang alam dan ekologi Indonesia. Karya Indonesia tentang lingkungan: 'Bumi Manusia' Pramoedya (latar perkebunan kolonial), 'Manusia dan Burung-Burung' Bondan Winarno (alam Kalimantan), esai-esai Bandung Mawardi. Isu lingkungan kontemporer: perubahan iklim, deforestasi, polusi plastik, tambang ilegal, kebakaran hutan, banjir. Bagaimana sastra membentuk kesadaran ekologis pembaca.

Konsep kunci yang dipelajari

  • ecocriticism: kritik sastra berbasis lingkungan
  • prosa fiksi bertema lingkungan: novel, cerpen ekologis
  • prosa nonfiksi: esai, memoar, jurnalisme lingkungan
  • isu lingkungan Indonesia: deforestasi, polusi, perubahan iklim
  • sastrawan lingkungan Indonesia: Pramoedya, Bondan Winarno
  • pesan moral ekologis dalam karya sastra
  • kesadaran ekologis dan tanggung jawab pembaca

Contoh soal Apresiasi Prosa Bertema Lingkungan dan pembahasannya

5 soal pilihan ganda berikut diambil dari bank soal SekolahSMA, lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah. Coba kerjakan dulu sebelum membaca pembahasannya.

SOAL 1

Apa yang dimaksud dengan apresiasi prosa bertema lingkungan?

  1. A. Kegiatan menghayati, memahami, dan menilai karya prosa yang mengangkat tema alam, ekologi, dan hubungan manusia-lingkungan ✓ Jawaban benar
  2. B. Kegiatan mengukur jumlah halaman novel yang membahas tema alam dan menghitung statistik kata kunci lingkungan dalam teks
  3. C. Kegiatan menerjemahkan novel asing bertema alam ke dalam bahasa Indonesia dengan akurasi tinggi sebagai upaya pelestarian sastra dunia
  4. D. Kegiatan menulis ulang prosa lingkungan dalam bentuk yang lebih singkat dan padat agar mudah dibaca generasi muda
  5. E. Kegiatan memerankan tokoh-tokoh dalam novel lingkungan di atas panggung sebagai bentuk pertunjukan teatrikal
Pembahasan

Konsep: Singkat HAYATI-PAHAMI-NILAI: tiga kata kunci definisi apresiasi prosa lingkungan. Jawaban benar: A -- Apresiasi prosa bertema lingkungan adalah kegiatan MENGHAYATI, MEMAHAMI, dan MENILAI karya prosa yang mengangkat tema alam, ekologi, dan hubungan manusia-lingkungan. Tujuan utamanya adalah MENUMBUHKAN KESADARAN EKOLOGIS pembaca lewat kekuatan sastra. Tips: Singkat HAYATI-PAHAMI-NILAI: tiga kata kunci definisi apresiasi prosa lingkungan. Hafalkan tujuan akhirnya: KESADARAN EKOLOGIS pembaca, bukan sekadar hiburan. Rincian jawaban A: untuk menumbuhkan kesadaran ekologis pembaca

SOAL 2

Siapa yang memperkenalkan istilah 'ecocriticism' (kritik sastra berbasis lingkungan) dalam buku 'The Ecocriticism Reader' (1996)?

  1. A. Northrop Frye dalam buku 'Anatomy of Criticism' tahun 1957 sebagai cabang teori arketipe sastra
  2. B. Cheryll Glotfelty lewat antologi 'The Ecocriticism Reader' 1996, lalu masuk akademia Indonesia ✓ Jawaban benar
  3. C. Pramoedya Ananta Toer dalam pengantar Tetralogi Buru sebagai konsep pribadi tentang sastra dan alam
  4. D. Y.B. Mangunwijaya dalam ceramah lingkungannya tentang Kedungombo pada awal tahun 1990-an
  5. E. Saras Dewi sendiri dalam disertasi filsafatnya di Universitas Indonesia pada tahun 2015
Pembahasan

Konsep: Ingat triad: GLOTFELTY-1996-AMERIKA. Jawaban benar: B -- Ecocriticism atau kritik sastra berbasis lingkungan diperkenalkan oleh CHERYLL GLOTFELTY (akademisi Amerika) lewat antologi seminal 'The Ecocriticism Reader: Landmarks in Literary Ecology' yang ia edit bersama Harold Fromm pada 1996. Inti ecocriticism: bagaimana sastra merepresentasikan alam dan membentuk kesadaran ekologis pembaca. Tips: Ingat triad: GLOTFELTY-1996-AMERIKA. Ecocriticism = ECO (lingkungan) + CRITICISM (kritik sastra). Adopsi Indonesia via SARAS DEWI (UI filsafat) dan SUWARDI ENDRASWARA (UNY). Rincian jawaban B: Cheryll Glotfelty melalui antologi 'The Ecocriticism Reader' tahun 1996, kemudian masuk ke akademia Indonesia via Saras Dewi (UI) dan Suwardi Endraswara (UNY)

SOAL 3

Manakah pasangan jenis prosa lingkungan yang BENAR antara prosa fiksi dan nonfiksi?

  1. A. Prosa fiksi mencakup esai dan memoar, sedangkan prosa nonfiksi mencakup novel dan cerpen
  2. B. Prosa fiksi dan nonfiksi sebenarnya istilah yang sama dan dapat dipertukarkan dalam apresiasi sastra
  3. C. Prosa fiksi mencakup novel, cerpen, dan novela bertema alam; nonfiksi mencakup esai, memoar, dan jurnalisme naratif ✓ Jawaban benar
  4. D. Prosa fiksi hanya berbentuk puisi naratif, sedangkan prosa nonfiksi hanya berbentuk drama satu babak
  5. E. Prosa fiksi adalah karya yang dipublikasikan setelah tahun 2000, sedangkan prosa nonfiksi adalah karya sebelum tahun 2000
Pembahasan

Konsep: Rumus FIKSI vs NONFIKSI: FIKSI = REKAAN (Novel, Cerpen, Novela). Jawaban benar: C -- Dua jenis prosa lingkungan: PROSA FIKSI (cerita rekaan) mencakup NOVEL, CERPEN, dan NOVELA bertema alam-ekologi. PROSA NONFIKSI (berbasis fakta) mencakup ESAI, MEMOAR, dan JURNALISME NARATIF lingkungan. Tips: Rumus FIKSI vs NONFIKSI: FIKSI = REKAAN (Novel, Cerpen, Novela). NONFIKSI = FAKTA (Esai, Memoar, Jurnalisme). Keduanya bisa bertema lingkungan dengan kekuatan dan tujuan masing-masing. Rincian jawaban C: Prosa fiksi mencakup novel, cerpen, dan novela bertema alam-ekologi, sedangkan prosa nonfiksi mencakup esai, memoar, dan jurnalisme naratif lingkungan

SOAL 4

Berdasarkan kerangka apresiasi prosa lingkungan, ada empat dimensi yang harus dianalisis pembaca. Manakah jawaban yang menyebutkan keempat dimensi secara LENGKAP dan BENAR?

  1. A. Dimensi cetakan, dimensi penerbit, dimensi penjualan, dan dimensi resensi koran
  2. B. Dimensi rima, dimensi irama, dimensi diksi, dan dimensi tipografi puitis
  3. C. Dimensi panjang halaman, dimensi jumlah bab, dimensi jenis kertas, dan dimensi tahun terbit
  4. D. Dimensi tema-pesan ekologis, sudut pandang ekologis, gaya bahasa, dan refleksi pembaca ✓ Jawaban benar
  5. E. Dimensi sutradara, dimensi pemain, dimensi panggung, dan dimensi tata cahaya
Pembahasan

Konsep: Singkat TEMA-SUDUT-GAYA-REFLEKSI: 4 dimensi apresiasi prosa lingkungan. Jawaban benar: D -- EMPAT DIMENSI APRESIASI PROSA LINGKUNGAN: (1) TEMA-PESAN ekologis - apa pesan inti tentang lingkungan (kerusakan, pelestarian, harmoni manusia-alam); (2) SUDUT PANDANG ekologis - apakah karya menempatkan manusia sebagai pusat (antroposentris), alam sebagai pusat (ekosentris), atau semua makhluk hidup sederajat (biosentris); (3) GAYA BAHASA - bagaimana citraan alam, simbol ekologis, dan metafora hijau dipakai; (4) REFLEKSI PEMBACA - kesadaran lingkungan apa yang muncul setelah membaca. Tips: Singkat TEMA-SUDUT-GAYA-REFLEKSI: 4 dimensi apresiasi prosa lingkungan. Yang paling sering ditanya di soal: SUDUT PANDANG ekologis (3 jenis: antroposentris, ekosentris, biosentris). Rincian jawaban D: Dimensi tema-pesan ekologis, dimensi sudut pandang ekologis (antroposentris-ekosentris-biosentris), dimensi gaya bahasa (citraan alam-simbol ekologis-metafora hijau), dan dimensi refleksi pembaca

SOAL 5

Sastrawan Indonesia manakah yang menulis Tetralogi Buru ('Bumi Manusia', 'Anak Semua Bangsa', 'Jejak Langkah', 'Rumah Kaca') dengan latar perkebunan kolonial Jawa yang memuat kritik tajam atas eksploitasi tanah, buruh, dan pribumi?

  1. A. Y.B. Mangunwijaya yang dikenal sebagai romo dan arsitek-aktivis lingkungan kasus Kedungombo
  2. B. Andrea Hirata yang menulis novel populer berlatar Belitung dengan tema tambang timah
  3. C. Eka Kurniawan yang menulis prosa magis dengan latar pesisir Halimunda fiktif di Banten
  4. D. Linda Christanty yang dikenal sebagai esais dan jurnalis lingkungan dari Sumatra
  5. E. Pramoedya Ananta Toer (1925-2006) yang menulis Tetralogi Buru selama tahanan politik di Pulau Buru ✓ Jawaban benar
Pembahasan

Konsep: Hafal triad PRAMOEDYA-BURU-1980: Tetralogi Buru ditulis di Pulau Buru (tahanan politik), terbit mulai 1980. Jawaban benar: E -- PRAMOEDYA ANANTA TOER (lahir 6 Februari 1925 di Blora, wafat 30 April 2006 di Jakarta) adalah penulis Tetralogi Buru yaitu 'Bumi Manusia' (1980), 'Anak Semua Bangsa' (1980), 'Jejak Langkah' (1985), dan 'Rumah Kaca' (1988). Ia menulis empat novel ini selama menjadi tahanan politik di Pulau Buru (1969-1979). Tips: Hafal triad PRAMOEDYA-BURU-1980: Tetralogi Buru ditulis di Pulau Buru (tahanan politik), terbit mulai 1980. 4 judul: Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, Rumah Kaca. Latar = perkebunan kolonial Jawa awal abad 20. Rincian jawaban E: Pramoedya Ananta Toer (1925-2006), sastrawan kanonik yang menulis Tetralogi Buru selama tahanan politik di Pulau Buru sejak 1973 dan dibebaskan 1979

Latihan soal Apresiasi Prosa Bertema Lingkungan

Tersedia 30 soal latihan Apresiasi Prosa Bertema Lingkungan dengan pembahasan langkah demi langkah, plus Kak Guru AI yang menjelaskan konsep 24/7. Mulai gratis tanpa kartu kredit.

Daftar gratis & mulai latihan

Topik lain di Bahasa Indonesia