Drama: Pertunjukan Keberagaman Indonesia
Bahasa Indonesia SMA · Kelas 11 · Fase F
Naskah drama sebagai karya sastra yang ditujukan untuk dipentaskan. Unsur naskah drama: dialog, monolog, prolog, epilog, kramagung (petunjuk laku). Babak dan adegan. Unsur intrinsik: tema, alur, tokoh-penokohan, latar, amanat. Pementasan drama: tata panggung, tata busana, tata cahaya, tata suara. Drama tradisional Indonesia: ketoprak (Jawa), ludruk (Jawa Timur), lenong (Betawi), randai (Minangkabau), makyong (Riau), arja (Bali). Drama modern Indonesia: WS Rendra, Putu Wijaya, Arifin C. Noer, Riantiarno.
Konsep kunci yang dipelajari
- definisi drama: karya sastra untuk dipentaskan
- unsur naskah drama: dialog, monolog, prolog, epilog, kramagung
- babak dan adegan: pembagian struktur pertunjukan
- unsur intrinsik drama: tema, alur, tokoh, latar, amanat
- drama tradisional Nusantara: ketoprak, ludruk, lenong, randai
- drama modern Indonesia: Rendra, Putu Wijaya, Arifin C. Noer
- tata pertunjukan: panggung, busana, cahaya, suara
Contoh soal Drama: Pertunjukan Keberagaman Indonesia
Apa yang membedakan drama dari karya sastra lainnya seperti puisi atau cerpen?
- A. Drama adalah karya sastra yang ditujukan untuk dipentaskan dan hidup ketika dimainkan di atas panggung ✓ Jawaban benar
- B. Drama adalah karya sastra yang menggunakan rima dan irama yang ketat seperti puisi
- C. Drama adalah karya sastra naratif yang dibacakan dalam hati oleh pembaca
- D. Drama adalah karya sastra yang hanya berbentuk tertulis tanpa unsur audio visual
- E. Drama adalah karya sastra yang menggunakan bahasa kiasan padat makna sebagai ciri utama
Konsep: Ingat singkatan TUJUAN-PANGGUNG: drama selalu dirancang untuk PENTAS, bukan sekadar dibaca. Langkah penyelesaian: (1) Identifikasi bagian atau penggalan teks yang diberikan dalam soal (2) Klasifikasi bagian teks sesuai struktur generik teks (orientasi/komplikasi/resolusi, dll) (3) Tentukan kategori atau fungsi bagian teks yang paling sesuai kaidah teks tersebut Jawaban benar: A -- Ciri khas drama yang membedakannya dari puisi atau cerpen adalah tujuannya untuk dipentaskan. Naskah drama hanya menjadi setengah karya. Mengapa opsi lain salah: - B: Keliru mengidentifikasi jenis teks -- pilihan ini (Drama adalah karya sastra yang menggunakan rima da...) tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. - C: Salah dalam memahami struktur teks -- pilihan ini (Drama adalah karya sastra naratif yang dibacakan d...) tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. - D: Tidak tepat dalam mengenali ciri kebahasaan -- pilihan ini (Drama adalah karya sastra yang hanya berbentuk ter...) tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. - E: Keliru menafsirkan makna kata atau frasa -- pilihan ini (Drama adalah karya sastra yang menggunakan bahasa ...) tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. Tips: Ingat singkatan TUJUAN-PANGGUNG: drama selalu dirancang untuk PENTAS, bukan sekadar dibaca. Kalau soal menanyakan ciri pembeda drama, jawabannya hampir selalu terkait pementasan.
Latihan soal Drama: Pertunjukan Keberagaman Indonesia
Tersedia 30 soal latihan Drama: Pertunjukan Keberagaman Indonesia dengan pembahasan langkah demi langkah, plus Kak Guru AI yang menjelaskan konsep 24/7. Mulai gratis tanpa kartu kredit.
Daftar gratis & mulai latihan