SEKOLAHSMA

Menyampaikan Opini tentang Perundungan

Bahasa Indonesia SMA · Kelas 12 · Fase F

Teks opini dan editorial tentang isu perundungan (bullying) dalam masyarakat Indonesia. Jenis perundungan: fisik, verbal, sosial-relasional, cyberbullying. Struktur teks opini: tesis-argumen-penegasan ulang. Argumentasi logis: ethos (kredibilitas penulis), pathos (emosi pembaca), logos (data dan fakta). Teks editorial surat kabar: sikap redaksi terhadap isu publik. Kasus perundungan Indonesia: kasus Audrey (2019), kasus Ferdy Sambo, perundungan PPDS Undip 2024. Etika digital: anti-perundungan online. Empati dan kesadaran sosial. Regulasi: UU 11/2008 (ITE), UU 23/2002 jo 35/2014 (Perlindungan Anak).

Konsep kunci yang dipelajari

  • definisi perundungan: fisik, verbal, sosial, cyberbullying
  • struktur teks opini: tesis, argumen, penegasan ulang
  • argumentasi: ethos, pathos, logos (Aristoteles)
  • teks editorial: sikap redaksi terhadap isu publik
  • kasus perundungan Indonesia: Audrey, PPDS, dll
  • etika digital dan empati online
  • regulasi: UU ITE, UU Perlindungan Anak

Contoh soal Menyampaikan Opini tentang Perundungan

Menurut Dan Olweus dari Universitas Bergen Norwegia (1978) yang diadopsi WHO 2020 dan Permendikbudristek 46/2023, apa TIGA UNSUR KUNCI yang membedakan PERUNDUNGAN (bullying) dari konflik biasa atau kekerasan tunggal?

  1. A. Tindakan agresif yang dilakukan secara BERULANG, dengan NIAT MENYAKITI, dan terjadi dalam KETIMPANGAN KEKUASAAN antara pelaku dan korban ✓ Jawaban benar
  2. B. Tindakan kekerasan fisik yang dilakukan satu kali oleh pelaku dewasa terhadap anak di bawah umur dengan motif uang
  3. C. Pertikaian antara dua siswa yang setara kekuasaannya di kelas yang berakhir dengan permintaan maaf timbal balik
  4. D. Tindakan menegur teman sekali agar tidak membuat keributan di perpustakaan dengan suara keras
  5. E. Lelucon spontan yang membuat satu teman tersenggol secara kebetulan tanpa niat menyakiti
Pembahasan

Konsep: JEMBATAN KELEDAI 3-R-N-K: BERULANG + NIAT MENYAKITI + KETIMPANGAN KEKUASAAN = PERUNDUNGAN. Langkah penyelesaian: (1) Identifikasi bagian atau penggalan teks yang diberikan dalam soal (2) Klasifikasi bagian teks sesuai struktur generik teks (orientasi/komplikasi/resolusi, dll) (3) Tentukan kategori atau fungsi bagian teks yang paling sesuai kaidah teks tersebut Jawaban benar: A -- Dan OLWEUS Universitas Bergen Norwegia (1978) memperkenalkan tiga unsur kunci yang menjadi definisi global PERUNDUNGAN (bullying), diadopsi WHO 2020 dan PERMENDIKBUDRISTEK 46/2023 tentang PPKSP di Indonesia: (1) BERULANG (repeated, bukan satu kali); (2) NIAT MENYAKITI (intentional harm, bukan kelalaian); (3) KETIMPANGAN KEKUASAAN (power imbalance, korban tidak mampu membela diri). Tiga unsur ini menjadi dasar pembeda dengan konflik biasa atau kekerasan tunggal. Mengapa opsi lain salah: - B: Keliru mengidentifikasi jenis teks -- pilihan ini (Tindakan kekerasan fisik yang dilakukan satu kali ...) tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. - C: Salah dalam memahami struktur teks -- pilihan ini (Pertikaian antara dua siswa yang setara kekuasaann...) tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. - D: Tidak tepat dalam mengenali ciri kebahasaan -- pilihan ini (Tindakan menegur teman sekali agar tidak membuat k...) tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. - E: Keliru menafsirkan makna kata atau frasa -- pilihan ini (Lelucon spontan yang membuat satu teman tersenggol...) tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. Tips: JEMBATAN KELEDAI 3-R-N-K: BERULANG + NIAT MENYAKITI + KETIMPANGAN KEKUASAAN = PERUNDUNGAN. Hilang satu = bukan perundungan. Cek tiga unsur ini sebelum menyatakan suatu tindakan sebagai bullying agar respons institusi tepat sasaran.

Latihan soal Menyampaikan Opini tentang Perundungan

Tersedia 30 soal latihan Menyampaikan Opini tentang Perundungan dengan pembahasan langkah demi langkah, plus Kak Guru AI yang menjelaskan konsep 24/7. Mulai gratis tanpa kartu kredit.

Daftar gratis & mulai latihan

Topik lain di Bahasa Indonesia