SEKOLAHSMA

Pembentukan Kelompok Sosial

Sosiologi SMA · Kelas 11 · Fase F

Dasar pembentukan kelompok sosial (kepentingan, kekerabatan, geografis, ideologis). Klasifikasi Bierstedt, Merton (in-group vs reference group), Soerjono Soekanto (teratur vs tidak teratur). Kelompok sosial di Indonesia: paguyuban, ormas, kelompok profesi, komunitas digital.

Konsep kunci yang dipelajari

  • dasar pembentukan: kepentingan, faktor darah, faktor wilayah, ideologi
  • klasifikasi Bierstedt: statistical, societal, social, associational
  • kelompok teratur vs tidak teratur (kerumunan, publik, massa)
  • Robert K. Merton: membership group, reference group
  • kelompok kontemporer Indonesia: ormas, paguyuban, komunitas online
  • fungsi kelompok: pemenuhan kebutuhan, identitas, kontrol sosial

Contoh soal Pembentukan Kelompok Sosial dan pembahasannya

5 soal pilihan ganda berikut diambil dari bank soal SekolahSMA, lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah. Coba kerjakan dulu sebelum membaca pembahasannya.

SOAL 1

Kelompok sosial yang terbentuk karena adanya kesamaan kepentingan dan tujuan disebut ...

  1. A. Paguyuban (gemeinschaft)
  2. B. Patembayan (gesellschaft) ✓ Jawaban benar
  3. C. In-group
  4. D. Out-group
  5. E. Kelompok primer
Pembahasan

Konsep: Paguyuban (gemeinschaft) = ikatan batin, perasaan, tradisi (keluarga, komunitas desa). Langkah penyelesaian: 1. Tangkap dua penanda: dasar pembentukannya kesamaan KEPENTINGAN dan TUJUAN, serta sifatnya rasional. 2. Tonnies membedakan kelompok dari jenis kehendak yang menyatukannya: kehendak alamiah yang tumbuh dari perasaan melahirkan paguyuban, kehendak rasional yang dihitung untung-ruginya melahirkan patembayan. 3. Karena perekatnya perhitungan tujuan bersama, kelompok itu tergolong patembayan atau gesellschaft, misalnya perusahaan, koperasi, dan partai. Jawaban benar: B -- kelompok yang lahir dari kesamaan kepentingan dan tujuan rasional serta diikat aturan formal disebut patembayan (gesellschaft); perekatnya perhitungan manfaat, bukan ikatan batin seperti pada paguyuban. Tips: Paguyuban (gemeinschaft) = ikatan batin, perasaan, tradisi (keluarga, komunitas desa). Patembayan (gesellschaft) = kepentingan, kontrak, tujuan rasional (kantor, partai).

SOAL 2

Faktor utama pembentukan kelompok sosial berdasarkan kesamaan keturunan atau asal-usul disebut faktor ...

  1. A. Geografis
  2. B. Ideologis
  3. C. Primordial/genealogis ✓ Jawaban benar
  4. D. Vested interest
  5. E. Situasional
Pembahasan

Konsep: 3 faktor pembentukan kelompok: Primordial (keturunan/suku), Geografis (wilayah), Ideologis (keyakinan/nilai), dan Kepentingan. Langkah penyelesaian: 1. Perhatikan dasar pengikatnya: kesamaan keturunan atau asal-usul -- sesuatu yang dibawa sejak lahir dan tidak bisa dipilih. 2. Faktor pembentuk kelompok memang dibedakan dari sumber ikatannya: kesamaan tempat tinggal (geografis), kesamaan keyakinan atau cita-cita (ideologis), dan kesamaan keuntungan yang diperjuangkan (kepentingan). 3. Ikatan yang berpangkal pada darah dan asal-usul disebut faktor primordial atau genealogis, misalnya perkumpulan marga dan paguyuban kedaerahan. Jawaban benar: C -- kelompok yang terbentuk karena kesamaan keturunan dan asal-usul berpijak pada faktor primordial atau genealogis; ikatannya dibawa sejak lahir sehingga tidak dapat dipilih seperti ikatan kepentingan. Tips: 3 faktor pembentukan kelompok: Primordial (keturunan/suku), Geografis (wilayah), Ideologis (keyakinan/nilai), dan Kepentingan.

SOAL 3

Kelompok sosial yang anggotanya mengidentifikasi diri dengan kelompok tersebut dan merasa sebagai bagiannya disebut ...

  1. A. Out-group
  2. B. Kelompok sekunder
  3. C. In-group ✓ Jawaban benar
  4. D. Kelompok referensi
  5. E. Kelompok formal
Pembahasan

Konsep: In-group = 'kita' (tim saya, agama saya). Langkah penyelesaian: 1. Kata kuncinya rasa identifikasi: anggota merasa dirinya BAGIAN dari kelompok itu dan menyebutnya 'kita'. 2. Sumner memasangkan dua istilah menurut posisi si penilai: kelompok tempat ia merasa termasuk, dan kelompok di seberangnya yang ia sebut 'mereka'. 3. Kelompok yang dirasakan sebagai 'kita' itulah in-group; kelompok referensi berbeda karena bisa dijadikan panutan tanpa keanggotaan sama sekali. Jawaban benar: C -- kelompok yang membuat anggotanya merasa 'ini kita' dan mengidentifikasi diri dengannya disebut in-group; tolok ukurnya rasa memiliki dari dalam, bukan sekadar terdaftar secara administratif. Tips: In-group = 'kita' (tim saya, agama saya). Out-group = 'mereka' (tim lain, agama lain). Rasa in-group kuat -> etnosentrisme.

SOAL 4

Kelompok sosial yang belum terorganisir dan terbentuk secara spontan akibat suatu kejadian disebut ...

  1. A. Asosiasi
  2. B. Komunitas
  3. C. Massa/kerumunan ✓ Jawaban benar
  4. D. Organisasi formal
  5. E. Kelompok primer
Pembahasan

Konsep: Kerumunan = spontan, tidak terorganisir, sementara. Langkah penyelesaian: 1. Ada tiga penanda dalam soal: belum terorganisir, terbentuk spontan, dan dipicu suatu kejadian. 2. Ketiganya menyingkirkan bentuk-bentuk yang punya struktur, sebab asosiasi dan organisasi formal justru dibentuk sengaja lengkap dengan aturan dan pengurus. 3. Kumpulan orang yang berhimpun mendadak karena satu peristiwa, tanpa pembagian tugas dan hanya bertahan sebentar, disebut kerumunan atau massa. Jawaban benar: C -- himpunan orang yang terbentuk mendadak karena suatu peristiwa, tanpa struktur maupun pengurus, dan bubar begitu peristiwanya usai disebut kerumunan; sifat sementara dan tanpa organisasi itulah pembedanya. Tips: Kerumunan = spontan, tidak terorganisir, sementara. Beda dengan asosiasi/organisasi yang punya struktur dan tujuan jelas.

SOAL 5

Ferdinand Tonnies membagi masyarakat menjadi dua tipe berdasarkan bentuk hubungan sosialnya. Tipe yang berdasarkan ikatan batin dan tradisi adalah ...

  1. A. Gesellschaft
  2. B. Asosiasi
  3. C. Organisasi
  4. D. Gemeinschaft ✓ Jawaban benar
  5. E. Kelompok sekunder
Pembahasan

Konsep: Gemeinschaft = paguyuban = batin, alamiah, tradisi (desa). Langkah penyelesaian: 1. Fokus pada dasar hubungannya: ikatan batin dan tradisi -- sesuatu yang tumbuh sendiri, bukan disepakati lewat kontrak. 2. Tonnies menyebut kehendak semacam itu kehendak alamiah, yang melahirkan kelompok bersifat menyeluruh: anggotanya terlibat sebagai pribadi utuh, bukan sebatas satu urusan. 3. Tipe masyarakat berdasarkan ikatan batin dan tradisi itu disebut Gemeinschaft atau paguyuban, contohnya keluarga besar dan masyarakat desa. Jawaban benar: D -- tipe masyarakat yang disatukan ikatan batin, tradisi, dan kebersamaan alamiah disebut Gemeinschaft alias paguyuban; pasangannya Gesellschaft yang dibentuk sengaja atas dasar kepentingan dan kontrak. Tips: Gemeinschaft = paguyuban = batin, alamiah, tradisi (desa). Gesellschaft = patembayan = kepentingan, buatan, kontrak (kota, perusahaan).

Latihan soal Pembentukan Kelompok Sosial

Tersedia 30 soal latihan Pembentukan Kelompok Sosial dengan pembahasan langkah demi langkah, plus Kak Guru AI yang menjelaskan konsep 24/7. Mulai gratis tanpa kartu kredit.

Daftar gratis & mulai latihan

Topik lain di Sosiologi