SEKOLAHSMA

Permasalahan Sosial di Masyarakat

Sosiologi SMA · Kelas 10 · Fase F

Permasalahan sosial Indonesia: kemiskinan (BPS, garis kemiskinan), pengangguran, kriminalitas, kenakalan remaja, narkoba, kesenjangan sosial, korupsi, kekerasan dalam rumah tangga. Teori (fungsionalisme, konflik, interaksionisme) dan dampak terhadap kohesi masyarakat.

Konsep kunci yang dipelajari

  • definisi permasalahan sosial (Soerjono Soekanto, Merton)
  • kemiskinan: absolut vs relatif, BPS, garis kemiskinan, P0/P1/P2
  • pengangguran: friksional, struktural, siklis, terbuka, terselubung
  • kriminalitas: white collar, blue collar, korporat, siber
  • kesenjangan sosial: rasio Gini, IPM, akses pendidikan-kesehatan
  • kebijakan: PKH, BLT, Kartu Prakerja, BPJS, KIP
  • perspektif: fungsionalisme, konflik (Marx), interaksionisme simbolik

Contoh soal Permasalahan Sosial di Masyarakat dan pembahasannya

5 soal pilihan ganda berikut diambil dari bank soal SekolahSMA, lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah. Coba kerjakan dulu sebelum membaca pembahasannya.

SOAL 1

Masalah sosial yang terjadi ketika ada kesenjangan antara nilai yang dianut masyarakat dengan kenyataan yang ada disebut definisi menurut ...

  1. A. Soerjono Soekanto
  2. B. Robert Nisbet
  3. C. Richard Fuller dan Richard Myers ✓ Jawaban benar
  4. D. Karl Marx
  5. E. Emile Durkheim
Pembahasan

Konsep: Definisi masalah sosial: Fuller & Myers = gap antara nilai dan kenyataan. Langkah penyelesaian: 1. Perhatikan bentuk definisinya: masalah sosial muncul dari KESENJANGAN antara nilai yang dianut masyarakat dan kenyataan yang berlangsung. 2. Definisi berbasis jarak nilai-kenyataan itu ciri khas rumusan Richard Fuller dan Richard Myers, yang memandang masalah sosial selalu mengandung unsur penilaian masyarakat. 3. Rumusan Soerjono Soekanto memang mirip tetapi menekankan ketidaksesuaian dengan harapan dan kebutuhan masyarakat, sehingga penanda 'nilai versus kenyataan' menunjuk pasangan Fuller dan Myers. Jawaban benar: C -- definisi masalah sosial sebagai jarak antara nilai yang dianut masyarakat dan kenyataan yang berlangsung dirumuskan Richard Fuller dan Richard Myers; unsur penilaian masyarakat itulah tanda pengenal rumusan mereka. Tips: Definisi masalah sosial: Fuller & Myers = gap antara nilai dan kenyataan. Soekanto = tidak sesuai harapan masyarakat. Keduanya menekankan: ada standar/nilai yang dilanggar.

SOAL 2

Faktor utama yang menyebabkan tingginya angka kemiskinan di Indonesia berdasarkan perspektif sosiologis adalah ...

  1. A. Malas bekerja
  2. B. Takdir Tuhan
  3. C. Ketimpangan struktural dan terbatasnya akses ✓ Jawaban benar
  4. D. Kurangnya sumber daya alam
  5. E. Pengaruh iklim tropis
Pembahasan

Konsep: Sosiologi melihat kemiskinan = masalah STRUKTURAL (sistem tidak adil), bukan individual (malas). Langkah penyelesaian: 1. Perhatikan permintaan soal: penjelasan dari PERSPEKTIF SOSIOLOGIS, bukan penilaian moral atas orang miskin. 2. Sosiologi mencari sebab pada susunan masyarakat -- siapa yang punya akses ke tanah, modal, pendidikan, dan pekerjaan layak -- bukan pada sifat pribadi seseorang. 3. Karena itu penjelasan yang tepat menunjuk ketimpangan struktural dan terbatasnya akses; menyebut kemiskinan sebagai kemalasan atau takdir justru keluar dari kerangka sosiologis. Jawaban benar: C -- dari sudut sosiologi kemiskinan berakar pada ketimpangan struktural dan sempitnya akses ke pendidikan, modal, serta pekerjaan layak; sebabnya ada pada susunan masyarakat, bukan pada watak orang per orang. Tips: Sosiologi melihat kemiskinan = masalah STRUKTURAL (sistem tidak adil), bukan individual (malas). Pendekatan kebijakan: bukan menyalahkan orang miskin tapi benahi struktur.

SOAL 3

Perilaku yang melanggar norma atau aturan yang berlaku di masyarakat disebut ...

  1. A. Konformitas
  2. B. Inovasi sosial
  3. C. Perilaku devian ✓ Jawaban benar
  4. D. Kontrol sosial
  5. E. Akomodasi
Pembahasan

Konsep: Devian = menyimpang dari norma. Langkah penyelesaian: 1. Kunci definisinya satu hal: ada NORMA yang dilanggar, jadi ukurannya aturan masyarakat dan bukan selera pribadi. 2. Konsep serumpun justru berdiri di sisi berlawanan: konformitas berarti mengikuti norma, sedangkan kontrol sosial adalah upaya masyarakat menegakkan norma. 3. Perilaku yang menyimpang dari norma yang berlaku disebut perilaku devian atau penyimpangan sosial. Jawaban benar: C -- tindakan yang bertentangan dengan norma yang berlaku disebut perilaku devian; tolok ukurnya aturan masyarakat setempat, sehingga perbuatan yang sama bisa dinilai berbeda di masyarakat lain. Tips: Devian = menyimpang dari norma. Konformitas = sesuai norma. Contoh devian: mencuri, narkoba, vandalisme.

SOAL 4

Teori yang melihat kejahatan sebagai akibat dari kondisi sosial yang mendorong seseorang ke perilaku menyimpang adalah teori ...

  1. A. Labeling
  2. B. Strain/anomie (Merton) ✓ Jawaban benar
  3. C. Kontrol sosial
  4. D. Konflik
  5. E. Diferensiasi sosial
Pembahasan

Konsep: Tujuan (sukses) + cara tidak ada -> strain -> perilaku devian. Langkah penyelesaian: 1. Baca inti pernyataan soal: kejahatan lahir dari KONDISI SOSIAL yang mendorong seseorang menyimpang, jadi sebabnya struktur -- bukan cap masyarakat maupun lemahnya pengawasan. 2. Merton menjelaskan dorongan itu sebagai jarak antara tujuan budaya yang diagungkan (sukses, kaya) dan sarana sah untuk mencapainya yang pembagiannya tidak merata. 3. Jarak yang menekan itu ia sebut strain atau anomie, dan salah satu jalan keluar yang ditempuh sebagian orang adalah inovasi menyimpang seperti mencuri atau menipu. Jawaban benar: B -- teori strain atau anomie dari Merton menjelaskan penyimpangan sebagai akibat tekanan struktural: masyarakat menuntut sukses tetapi tidak membuka jalan sah yang setara, sehingga sebagian orang menempuh cara terlarang. Tips: Merton: Tujuan (sukses) + cara tidak ada -> strain -> perilaku devian. Contoh: pencurian karena tidak punya akses kerja layak.

SOAL 5

Dampak negatif kesenjangan sosial yang paling serius bagi stabilitas masyarakat adalah ...

  1. A. Persaingan sehat
  2. B. Motivasi kerja meningkat
  3. C. Inovasi sosial
  4. D. Konflik sosial dan kerawanan ✓ Jawaban benar
  5. E. Keberagaman budaya
Pembahasan

Konsep: Gini ratio tinggi (>0,4) = bahaya. Langkah penyelesaian: 1. Perhatikan yang diminta: dampak paling serius bagi STABILITAS, jadi carilah akibat yang mengancam keutuhan masyarakat. 2. Kesenjangan yang lebar menumbuhkan perasaan diperlakukan tidak adil pada kelompok yang tertinggal, dan perasaan itu mudah menumpuk menjadi kemarahan bersama. 3. Kemarahan bersama inilah yang meletup menjadi konflik sosial dan kerawanan; persaingan sehat maupun inovasi jelas bukan ancaman bagi stabilitas. Jawaban benar: D -- kesenjangan yang lebar paling berbahaya karena melahirkan rasa diperlakukan tidak adil yang menumpuk menjadi konflik sosial dan kerawanan, sehingga keutuhan serta stabilitas masyarakat ikut terguncang. Tips: Gini ratio tinggi (>0,4) = bahaya. Indonesia sekitar 0,38. Kesenjangan -> frustrasi -> konflik. Solusi: redistribusi, akses pendidikan, lapangan kerja.

Latihan soal Permasalahan Sosial di Masyarakat

Tersedia 30 soal latihan Permasalahan Sosial di Masyarakat dengan pembahasan langkah demi langkah, plus Kak Guru AI yang menjelaskan konsep 24/7. Mulai gratis tanpa kartu kredit.

Daftar gratis & mulai latihan

Topik lain di Sosiologi