SEKOLAHSMA

Atmosfer & Hidrosfer

Geografi SMA · Kelas 10 · Fase E

Lapisan atmosfer (troposfer-stratosfer-mesosfer-termosfer-eksosfer), unsur cuaca dan iklim, klasifikasi iklim (Koppen, Junghuhn), perubahan iklim global, siklus hidrologi (pendek-sedang-panjang), perairan darat (sungai, danau, air tanah), perairan laut, dan oseanografi.

Konsep kunci yang dipelajari

  • lapisan atmosfer: troposfer (cuaca), stratosfer (ozon), mesosfer, termosfer (aurora), eksosfer
  • unsur cuaca: suhu, tekanan, angin, kelembaban, awan, hujan
  • klasifikasi Koppen: A (tropis), B (kering), C (sedang), D (dingin), E (kutub)
  • Junghuhn: panas (0-700m), sedang (700-1500m), sejuk (1500-2500m), dingin (>2500m)
  • siklus hidrologi: evaporasi-kondensasi-presipitasi-infiltrasi-runoff
  • El Nino vs La Nina; perubahan iklim global

Contoh soal Atmosfer & Hidrosfer dan pembahasannya

5 soal pilihan ganda berikut diambil dari bank soal SekolahSMA, lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah. Coba kerjakan dulu sebelum membaca pembahasannya.

SOAL 1

Perhatikan lapisan atmosfer berikut! [Diagram Lapisan Atmosfer] Layanan navigasi pesawat terbang komersial umumnya beroperasi di ketinggian 9.000-12.000 meter karena berada pada lapisan ...

  1. A. Eksosfer - suhu sangat rendah dan stabil
  2. B. Termosfer - udara sangat tipis dan panas
  3. C. Mesosfer - tempat meteor terbakar
  4. D. Troposfer - tempat terjadi cuaca ✓ Jawaban benar
  5. E. Stratosfer - suhu stabil dan tidak ada turbulensi
Pembahasan

Konsep: Troposfer adalah lapisan atmosfer paling bawah (0-12 km) yang menjadi tempat berlangsungnya semua fenomena cuaca dan jalur penerbangan komersial. Ketinggian jelajah pesawat 9.000-12.000 meter berada di bagian atas troposfer. Jawaban benar: D -- 000-12.000 meter yang masih berada dalam batas atas troposfer (0-12 km). Di lapisan ini terdapat udara yang cukup padat untuk menghasilkan daya angkat (lift) dan bahan bakar dapat terbakar secara efisien. Troposfer juga merupakan lapisan tempat terjadi cuaca sehingga pilot perlu memperhatikan kondisi atmosfer di lapisan ini. Tips: Lapisan Atmosfer (bawah ke atas): TroSMeTermEk = Troposfer (cuaca, 0-12km), Stratosfer (ozon, 12-50km), Mesosfer (meteor terbakar, 50-80km), Termosfer (aurora, 80-500km), Eksosfer (>500km). Pesawat = troposfer atas/stratosfer bawah.

SOAL 2

Perhatikan siklus hidrologi berikut! [Diagram Siklus Hidrologi] Proses berubahnya air laut menjadi uap air akibat energi panas matahari dalam siklus hidrologi disebut ...

  1. A. Transpirasi
  2. B. Evaporasi ✓ Jawaban benar
  3. C. Infiltrasi
  4. D. Kondensasi
  5. E. Presipitasi
Pembahasan

Konsep: Evaporasi adalah proses penguapan air dari permukaan perairan (laut, danau, sungai) menjadi uap air yang didorong oleh energi panas matahari. Ini merupakan tahap pertama dan utama dalam siklus hidrologi. Jawaban benar: B -- Evaporasi terjadi di permukaan perairan, berbeda dengan transpirasi yang terjadi di tumbuhan. Tips: Urutan siklus hidrologi: Evaporasi > Kondensasi > Presipitasi > Infiltrasi/Runoff > kembali ke laut. Evaporasi = air jadi uap. Kondensasi = uap jadi awan. Presipitasi = awan jadi hujan. Infiltrasi = air meresap tanah.

SOAL 3

Daerah Bandung yang berada di ketinggian 768 m dpl memiliki suhu rata-rata sekitar 23C, jauh lebih sejuk dari Jakarta (25 m dpl) yang bersuhu 28-30C. Fenomena ini menunjukkan adanya ...

  1. A. Efek pulau panas perkotaan (urban heat island)
  2. B. Gradient thermal vertikal / lapse rate ✓ Jawaban benar
  3. C. Pengaruh El Nino terhadap suhu daratan
  4. D. Perbedaan jenis tanah antara Bandung dan Jakarta
  5. E. Efek bayangan hujan (rain shadow effect)
Pembahasan

Konsep: Gradient thermal vertikal (lapse rate) adalah fenomena penurunan suhu udara seiring dengan meningkatnya ketinggian, dengan laju rata-rata 0,6°C setiap kenaikan 100 meter. Inilah yang menyebabkan daerah pegunungan selalu lebih dingin dari dataran rendah. Jawaban benar: B -- Ini adalah penerapan nyata konsep lapse rate yang bersifat konsisten dan dapat dihitung. Tips: Lapse rate/gradient thermal: turun 0,6C per 100m naik (atau 6C per 1.000m). Rumus: Suhu B = Suhu A - (selisih ketinggian/100 x 0,6). Bandung 768m vs Jakarta 25m: selisih 743m x 0,6/100 = 4,5C lebih dingin.

SOAL 4

Klasifikasi iklim Junghuhn yang membagi wilayah berdasarkan ketinggian dan jenis tanaman cocok untuk negara Indonesia karena ...

  1. A. Indonesia memiliki empat musim yang berbeda
  2. B. Klasifikasi ini menggunakan suhu sebagai parameter utama
  3. C. Indonesia memiliki relief bervariasi dan iklim tropis ✓ Jawaban benar
  4. D. Junghuhn adalah geograf Indonesia asli
  5. E. Klasifikasi ini sama dengan Koppen untuk wilayah tropis
Pembahasan

Konsep: Junghuhn: khusus untuk Indonesia/tropis berdasarkan ketinggian dan jenis tanaman. Langkah penyelesaian: 1. Lihat dulu apa yang dipakai klasifikasi ini sebagai pembeda zona, yaitu KETINGGIAN tempat beserta jenis tanaman yang mampu tumbuh di sana. 2. Pembagian semacam itu hanya berguna bila ketinggian benar-benar menjadi penentu utama suhu di wilayah tersebut. 3. Di wilayah tropis pergantian musim tidak menimbulkan selisih suhu yang besar, sehingga perbedaan suhu antar ketinggian justru jauh lebih terasa daripada perbedaan antar musim. 4. Karena Indonesia beriklim tropis sekaligus memiliki relief pegunungan yang beragam, kedua syarat itu terpenuhi sekaligus. Jawaban benar: C -- kecocokannya muncul karena wilayah Indonesia beriklim tropis sekaligus berelief sangat beragam, sehingga ketinggian tempat menjadi penentu suhu yang jauh lebih menentukan daripada pergantian musim. Tips: Junghuhn: khusus untuk Indonesia/tropis. 4 zona: Panas (0-700m, padi/tebu), Sedang (700-1500m, kopi/teh), Sejuk (1500-2500m, sayuran/kina), Dingin (>2500m, lumut/tidak ada tanaman budidaya). Koppen = dunia (A,B,C,D,E).

SOAL 5

Fenomena El Nino yang terjadi di Samudra Pasifik berdampak pada Indonesia berupa ...

  1. A. Curah hujan meningkat drastis dan banjir di seluruh Indonesia
  2. B. Suhu udara turun signifikan dan musim dingin di Indonesia
  3. C. Kemarau panjang dan kekeringan terutama di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara ✓ Jawaban benar
  4. D. Angin kencang dan badai tropis di wilayah pesisir
  5. E. Peningkatan aktivitas gunung api di sepanjang ring of fire
Pembahasan

Konsep: El Nino = pemanasan Pasifik Tengah/Timur = Indonesia KERING. Jawaban benar: C. Tips: El Nino = pemanasan Pasifik Tengah/Timur = Indonesia KERING. La Nina = pendinginan Pasifik = Indonesia BASAH/banjir. El Nino sering menyebabkan kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatra (kemarau panjang).

Latihan soal Atmosfer & Hidrosfer

Tersedia 30 soal latihan Atmosfer & Hidrosfer dengan pembahasan langkah demi langkah, plus Kak Guru AI yang menjelaskan konsep 24/7. Mulai gratis tanpa kartu kredit.

Daftar gratis & mulai latihan

Topik lain di Geografi