SEKOLAHSMA

Dinamika Litosfer & Bentuk Muka Bumi

Geografi SMA · Kelas 10 · Fase E

Struktur lapisan bumi, teori tektonik lempeng, batas konvergen-divergen-transform, gempa bumi (vulkanik, tektonik), gunung api (jenis erupsi, material), batuan (beku, sedimen, metamorf), siklus batuan, pelapukan-erosi-pengendapan, dan tanah.

Konsep kunci yang dipelajari

  • lapisan bumi: kerak, mantel, inti luar, inti dalam
  • teori tektonik lempeng: 7 lempeng besar; cincin api Pasifik (Indonesia)
  • batas: konvergen (subduksi), divergen (mid-ocean ridge), transform (San Andreas)
  • gempa: hiposentrum vs episentrum; magnitudo Richter; tsunami
  • gunung api: maar, perisai, strato; erupsi efusif vs eksplosif
  • siklus batuan: beku > sedimen > metamorf > beku (kembali via magma)

Contoh soal Dinamika Litosfer & Bentuk Muka Bumi dan pembahasannya

5 soal pilihan ganda berikut diambil dari bank soal SekolahSMA, lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah. Coba kerjakan dulu sebelum membaca pembahasannya.

SOAL 1

Perhatikan gambar lapisan bumi berikut! [Diagram Lapisan Bumi] Lapisan bumi yang tersusun atas batuan silikat padat dan merupakan tempat kehidupan berlangsung adalah ...

  1. A. Kerak bumi (crust) ✓ Jawaban benar
  2. B. Astenosfer
  3. C. Inti dalam (inner core)
  4. D. Inti luar (outer core)
  5. E. Mantel (mantle)
Pembahasan

Konsep: Kerak bumi (litosfer bagian terluar) adalah lapisan paling atas bumi yang tersusun atas batuan silikat padat dengan ketebalan 0-70 km. Lapisan inilah satu-satunya yang menjadi tempat berlangsungnya kehidupan. Jawaban benar: A -- Kerak bumi tersusun atas batuan silikat padat (granit di bagian benua, basalt di bagian samudra) dan memiliki suhu yang cukup rendah untuk mendukung kehidupan. Semua ekosistem darat maupun laut berada di atas atau di dalam kerak bumi. Tips: Lapisan Bumi dari luar ke dalam: Kerak (0-70km) > Mantel (70-2900km) > Inti Luar cair (2900-5100km) > Inti Dalam padat (5100-6370km). Kerak = tempat kita hidup. Inti dalam = terpanas (~5.000C).

SOAL 2

Perhatikan tipe-tipe batas lempeng berikut! [Diagram Batas Lempeng] Pertemuan antara Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia menghasilkan deretan gunung api aktif di Sumatra dan Jawa. Proses ini merupakan contoh batas lempeng ...

  1. A. Transform (saling bergeser)
  2. B. Konvergen - subduksi ✓ Jawaban benar
  3. C. Konvergen - kolisi
  4. D. Hotspot (titik panas)
  5. E. Divergen (saling menjauh)
Pembahasan

Konsep: Batas lempeng konvergen-subduksi terjadi ketika lempeng samudra yang lebih padat menunjam (menghujam ke bawah) di bawah lempeng benua, menghasilkan palung laut, busur gunung api, dan aktivitas gempa yang intens. Kata kunci pada soal adalah 'menunjam di bawah', yang secara langsung merujuk pada proses subduksi. Jawaban benar: B -- Proses ini memunculkan magma yang naik ke permukaan membentuk deretan gunung api aktif di Sumatra dan Jawa (Busur Sunda). Tips: Subduksi = lempeng samudra menunjam di bawah lempeng benua. Hasilnya: palung laut + gunung api + gempa. Indonesia: Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Eurasia di selatan Jawa = Palung Sunda (7.725 m).

SOAL 3

Perhatikan siklus batuan berikut! [Diagram Siklus Batuan] Batu marmer yang ditemukan di Tulungagung, Jawa Timur terbentuk dari batu kapur (gamping) yang mengalami ...

  1. A. Proses sedimentasi dan pengendapan
  2. B. Proses pelapukan dan erosi
  3. C. Proses metamorfisme (suhu-tekanan tinggi) ✓ Jawaban benar
  4. D. Proses kristalisasi hidrotermal
  5. E. Proses pembekuan magma
Pembahasan

Konsep: Batuan metamorf terbentuk ketika batuan asal (protolith) mengalami perubahan mineralogi dan tekstur akibat suhu dan tekanan tinggi di dalam bumi tanpa melalui proses pelelehan sempurna. Marmer adalah contoh batuan metamorf yang protolithnya adalah batu kapur (batuan sedimen). Jawaban benar: C -- Proses ini disebut metamorfisme kontak (bila karena panas intusi magma) atau metamorfisme regional (bila karena tekanan tektonik). Tips: Siklus batuan: Magma > [pembekuan] > Beku (granit) > [erosi-sedimentasi] > Sedimen (kapur) > [suhu-tekanan] > Metamorf (marmer) > [melebur] > Magma. Marmer = metamorf dari kapur. Granit = beku asam.

SOAL 4

Perbedaan utama antara gempa bumi vulkanik dan gempa bumi tektonik adalah ...

  1. A. Keduanya memiliki penyebab yang sama tetapi lokasi berbeda
  2. B. Gempa vulkanik lebih kuat dari gempa tektonik
  3. C. Gempa tektonik disebabkan aktivitas gunung api, vulkanik oleh pergeseran lempeng
  4. D. Vulkanik terkait aktivitas gunung api, tektonik oleh pergeseran lempeng ✓ Jawaban benar
  5. E. Gempa tektonik hanya terjadi di lautan, vulkanik hanya di daratan
Pembahasan

Konsep: Gempa: Vulkanik = aktivitas gunung api (kecil, lokal). Jawaban benar: D. Tips: Gempa: Vulkanik = aktivitas gunung api (kecil, lokal). Tektonik = pergeseran lempeng/sesar (besar, luas). Runtuhan = gua/tebing runtuh (kecil, sangat lokal). Gempa Aceh 2004 = tektonik (Mw 9.1, paling mematikan). Rincian jawaban D: Gempa vulkanik berhubungan dengan aktivitas gunung api, tektonik oleh pergeseran lempeng

SOAL 5

Gunung api Krakatau di Selat Sunda termasuk dalam tipe gunung api ...

  1. A. Maar - berbentuk corong kecil akibat erupsi eksplosif tunggal
  2. B. Perisai (shield) - berbentuk landai akibat lava encer
  3. C. Strato (komposit) - berlapis-lapis akibat erupsi efusif dan eksplosif bergantian ✓ Jawaban benar
  4. D. Kaldera - terbentuk dari ambruknya puncak gunung
  5. E. Cinder cone - terbentuk dari material piroklastik saja
Pembahasan

Konsep: Berdasarkan bentuknya, gunung api digolongkan menjadi maar, perisai, dan strato atau komposit. Gunung api strato tersusun berlapis dari aliran lava dan endapan piroklastik yang bergantian, khas pada jalur tumbukan lempeng. Jawaban benar: C. Krakatau berada di jalur subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia dengan magma andesitik sampai dasitik yang kental dan berkadar gas tinggi. Erupsinya berselang-seling antara efusif (aliran lava) dan eksplosif (lontaran piroklastik), sehingga tubuhnya tersusun berlapis, ciri gunung api strato seperti mayoritas gunung api di Indonesia. Mengapa opsi lain salah: - A: Maar adalah gunung api kecil berkawah corong hasil satu kali letusan freatik atau eksplosif tunggal, contohnya Gunung Lamongan dan sejumlah kawah di Dieng; Krakatau memiliki riwayat erupsi berulang yang panjang. - B: Gunung api perisai terbentuk dari lava basaltik yang encer sehingga berlereng sangat landai, khas Hawaii, sedangkan magma Krakatau kental dan letusannya eksplosif. - D: Kaldera adalah bentuk cekungan besar akibat ambruknya puncak setelah letusan besar, bukan tipe gunung api dalam penggolongan bentuk; Krakatau memang memiliki kaldera 1883, namun bangun tubuhnya tetap tipe strato. - E: Kerucut sinder tersusun dari serpihan skoria hasil letusan tunggal berskala kecil dengan tinggi terbatas, tidak sesuai dengan sejarah letusan Krakatau yang berlapis dan berdaya rusak besar. Tips: Gunung api di jalur subduksi Indonesia hampir semuanya strato. Perisai identik Hawaii, maar identik kawah kecil sekali letus.

Latihan soal Dinamika Litosfer & Bentuk Muka Bumi

Tersedia 30 soal latihan Dinamika Litosfer & Bentuk Muka Bumi dengan pembahasan langkah demi langkah, plus Kak Guru AI yang menjelaskan konsep 24/7. Mulai gratis tanpa kartu kredit.

Daftar gratis & mulai latihan

Topik lain di Geografi