SEKOLAHSMA

Peta, Penginderaan Jauh & SIG

Geografi SMA · Kelas 10 · Fase E

Komponen peta (judul, skala, legenda, orientasi, sumber, inset), jenis peta, proyeksi peta, skala (numerik, grafis, verbal), konversi skala, prinsip penginderaan jauh, citra (foto vs non-foto), interpretasi citra, dan komponen-fungsi SIG.

Konsep kunci yang dipelajari

  • komponen peta: judul, skala, legenda, orientasi, garis astronomis, sumber, inset
  • jenis peta: umum (topografi, korografi) vs tematik (curah hujan, tanah)
  • proyeksi: silinder (Mercator), kerucut, azimuthal/zenithal
  • skala: 1:25.000 (besar) vs 1:1.000.000 (kecil); konversi cm-meter-km
  • penginderaan jauh: sumber tenaga, sensor, citra; foto udara vs satelit
  • SIG: data spasial (vektor, raster) + data atribut; aplikasi pada perencanaan wilayah

Contoh soal Peta, Penginderaan Jauh & SIG dan pembahasannya

5 soal pilihan ganda berikut diambil dari bank soal SekolahSMA, lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah. Coba kerjakan dulu sebelum membaca pembahasannya.

SOAL 1

Komponen peta yang berfungsi menunjukkan arah mata angin dan orientasi peta terhadap arah utara geografis disebut ...

  1. A. Inset peta
  2. B. Garis astronomis
  3. C. Tanda orientasi (mata angin) ✓ Jawaban benar
  4. D. Garis tepi
  5. E. Sumber peta
Pembahasan

Konsep: Peta memiliki sejumlah komponen baku yang membuatnya komunikatif dan mudah dibaca, di antaranya judul, skala, legenda, inset, garis tepi, garis astronomis, sumber/tahun pembuatan, dan tanda orientasi. Setiap komponen punya fungsi spesifik. Tanda orientasi adalah komponen yang khusus menunjukkan arah dan posisi peta relatif terhadap arah utara geografis. Jawaban benar: C. Tanda orientasi (mata angin) adalah komponen peta yang secara khusus berfungsi menunjukkan arah mata angin dan menetapkan orientasi peta terhadap arah utara. Biasanya digambarkan sebagai simbol panah atau kompas bertanda huruf U (Utara) atau N (North), sehingga pembaca tahu sisi mana yang mengarah ke utara. Tanpa tanda ini, arah pada peta menjadi ambigu; dengannya, pengguna dapat menyesuaikan posisi peta dengan arah sebenarnya di lapangan. Inilah yang persis dideskripsikan dalam soal, sehingga jawabannya C. Langkah penyelesaian: Peta memiliki sejumlah komponen baku yang membuatnya komunikatif dan mudah dibaca, di antaranya judul, skala, legenda, inset, garis tepi, garis astronomis, sumber/tahun pembuatan, dan tanda orientasi. Setiap komponen punya fungsi spesifik. Tanda orientasi adalah komponen yang khusus menunjukkan arah dan posisi peta relatif terhadap arah utara geografis. Jawaban benar: C. Tanda orientasi (mata angin) adalah komponen peta yang secara khusus berfungsi menunjukkan arah mata angin dan menetapkan orientasi peta terhadap arah utara. Biasanya digambarkan sebagai simbol panah atau kompas bertanda huruf U (Utara) atau N (North), sehingga pembaca tahu sisi mana yang mengarah ke utara. Tanpa tanda ini, arah pada peta menjadi ambigu; dengannya, pengguna dapat menyesuaikan posisi peta dengan arah sebenarnya di lapangan. Inilah yang persis dideskripsikan dalam soal, sehingga jawabannya C. - A: Inset peta adalah peta kecil sisipan yang menunjukkan lokasi wilayah utama dalam cakupan yang lebih luas atau memperbesar bagian penting; fungsinya orientasi lokasi, bukan menunjukkan arah mata angin. - B: Garis astronomis adalah garis lintang dan bujur untuk menentukan posisi/koordinat absolut suatu tempat di permukaan bumi, bukan untuk menunjukkan arah utara secara visual seperti panah orientasi. - D: Garis tepi adalah garis pembatas (bingkai) di tepi peta yang membatasi area gambar dan tempat mencantumkan koordinat; tidak ada kaitan dengan penunjukan arah. - E: Sumber peta adalah keterangan asal data dan instansi/tahun pembuatan peta untuk menunjukkan kredibilitas dan kemutakhiran data, bukan penunjuk arah. Jika pertanyaannya soal "arah" atau "utara", langsung pilih tanda orientasi/mata angin (simbol panah berhuruf U), bukan garis koordinat. Tips: Jika pertanyaannya soal "arah" atau "utara", langsung pilih tanda orientasi/mata angin (simbol panah berhuruf U), bukan garis koordinat.

SOAL 2

Perhatikan gambar komponen peta berikut! Pada peta topografi skala 1:25.000, jarak antara Kota A dan Kota B di peta adalah 8 cm. Jarak sebenarnya di lapangan adalah ...

  1. A. 0,2 km
  2. B. 2 km ✓ Jawaban benar
  3. C. 20 km
  4. D. 200 km
  5. E. 2.000 km
Pembahasan

Konsep: Perhitungan jarak sebenarnya menggunakan rumus skala peta: Jarak Sebenarnya (JS) = Jarak di Peta (JP) x Penyebut Skala (PS) Jawaban benar: B -- Skala 1:25.000 artinya 1 cm di peta mewakili 25.000 cm di lapangan. Jarak di peta = 8 cm. Maka: JS = 8 cm x 25.000 = 200.000 cm. Konversi: 200.000 cm ÷ 100 = 2.000 m ÷ 1.000 = 2 km. Jawaban B (2 km) adalah hasil yang tepat. Tips: Rumus sakti skala: JS = JP x PS. JS = jarak sebenarnya, JP = jarak peta, PS = penyebut skala. Selalu konversi ke satuan yang diminta: 200.000 cm / 100 = 2.000 m / 1.000 = 2 km.

SOAL 3

Perhatikan jenis-jenis skala peta berikut! [Diagram Jenis Skala] Peta yang menampilkan informasi secara lebih detail dan rinci (relief, jalan kecil, persil tanah) umumnya menggunakan skala ...

  1. A. Kecil seperti 1:1.000.000
  2. B. Sedang seperti 1:500.000
  3. C. Besar seperti 1:10.000 ✓ Jawaban benar
  4. D. Geografi seperti 1:5.000.000
  5. E. Regional seperti 1:250.000
Pembahasan

Konsep: Konsep skala besar dan skala kecil dalam kartografi: skala besar (penyebut kecil) menghasilkan peta detail area sempit, skala kecil (penyebut besar) menghasilkan peta ringkas area luas Jawaban benar: C -- Skala 1:10.000 disebut skala BESAR karena secara matematis 1/10.000 > 1/1.000.000. Semakin kecil angka penyebutnya, semakin besar skalanya. Skala besar = satu satuan di peta mewakili jarak lebih pendek di lapangan = area yang dipetakan lebih sempit = informasi yang tampil lebih detail (bisa menampilkan relief, jalan kecil, persil tanah). Tips: JEBAKAN: skala 'besar' bukan yang angkanya besar! 1:10.000 LEBIH BESAR dari 1:1.000.000. Logika: 1/10.000 > 1/1.000.000 secara matematis. Skala besar = detail = area sempit.

SOAL 4

Proyeksi peta Mercator yang banyak digunakan untuk peta navigasi laut menggunakan bentuk bidang proyeksi ...

  1. A. Azimuthal/zenithal (bidang datar)
  2. B. Kerucut (conical)
  3. C. Silinder (cylindrical) ✓ Jawaban benar
  4. D. Miring (oblique)
  5. E. Transversal
Pembahasan

Konsep: Proyeksi peta diklasifikasikan menurut bidang proyeksinya: azimuthal (bidang datar), kerucut, dan silinder. Proyeksi Mercator adalah proyeksi silinder normal yang bersifat konform (mempertahankan sudut). Jawaban benar: C. Pada Mercator, bola bumi diproyeksikan ke selubung silinder yang menyinggung ekuator, sehingga garis lintang dan bujur menjadi garis lurus saling tegak lurus. Sifat konformnya membuat garis haluan tetap (rhumb line/loxodrome) tergambar sebagai garis lurus, dan itulah sebabnya Mercator dipakai untuk peta navigasi laut. Mengapa opsi lain salah: - A: Proyeksi azimuthal memakai bidang datar yang menyinggung satu titik, umumnya kutub. Hasilnya lingkaran dengan meridian memancar dari pusat, cocok untuk peta daerah kutub, bukan pola grid persegi Mercator. - B: Proyeksi kerucut menghasilkan meridian yang memancar dan paralel berupa busur lingkaran, paling cocok untuk wilayah lintang menengah seperti Eropa, bukan untuk navigasi laut lintas ekuator. - D: Miring (oblique) bukan jenis bidang proyeksi melainkan kedudukan/orientasi sumbu bidang terhadap bumi, dan dapat diterapkan pada silinder, kerucut, maupun azimuthal. - E: Transversal juga menyatakan kedudukan sumbu (melintang), bukan bentuk bidang. Contohnya Transverse Mercator yang bidangnya tetap silinder tetapi disinggungkan pada meridian. Tips: Mercator = MERangkak di siliNDER. Ciri kasatmatanya: garis lintang dan bujur lurus membentuk kotak-kotak, dan Greenland tampak sebesar Afrika.

SOAL 5

Dalam sistem penginderaan jauh, wahana yang membawa sensor untuk merekam objek di permukaan bumi disebut ...

  1. A. Citra
  2. B. Sensor
  3. C. Platform/wahana ✓ Jawaban benar
  4. D. Resolusi
  5. E. Spektrum elektromagnetik
Pembahasan

Konsep: Komponen penginderaan jauh meliputi sumber tenaga, atmosfer, objek, sensor, wahana (platform), perolehan data, dan pengguna. Masing-masing punya peran berbeda dan tidak boleh tertukar. Jawaban benar: C. Wahana atau platform adalah kendaraan pembawa sensor, misalnya satelit (Landsat, SPOT, Sentinel), pesawat udara, balon udara, atau drone. Sensor tidak dapat merekam objek tanpa dibawa ke ketinggian tertentu oleh wahana, sehingga definisi pada soal persis merujuk pada platform/wahana. Mengapa opsi lain salah: - A: Citra adalah hasil atau keluaran perekaman berupa gambaran objek, bukan alat pembawa. Citra baru ada setelah sensor merekam. - B: Sensor adalah alat perekam tenaga pantulan atau pancaran objek (misalnya kamera dan scanner), yaitu benda yang dibawa, bukan yang membawa. - D: Resolusi adalah ukuran kemampuan sensor, mencakup resolusi spasial, spektral, radiometrik, dan temporal. Resolusi adalah sifat, bukan wujud fisik pembawa sensor. - E: Spektrum elektromagnetik adalah rentang gelombang tenaga yang menjadi media penginderaan jauh, bukan wahana maupun alat. Tips: Rantai penginderaan jauh: WAHANA membawa SENSOR, sensor menghasilkan CITRA, citra dibaca dengan interpretasi.

Latihan soal Peta, Penginderaan Jauh & SIG

Tersedia 30 soal latihan Peta, Penginderaan Jauh & SIG dengan pembahasan langkah demi langkah, plus Kak Guru AI yang menjelaskan konsep 24/7. Mulai gratis tanpa kartu kredit.

Daftar gratis & mulai latihan

Topik lain di Geografi