SEKOLAHSMA

Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian

Sosiologi SMA · Kelas 11 · Fase F

Konflik sosial: penyebab (perbedaan kepentingan, nilai, sumber daya), bentuk (intrapersonal, interpersonal, antarkelompok), dampak konstruktif vs destruktif. Konflik di Indonesia (SARA, agraria, perburuhan). Kekerasan struktural (Galtung). Resolusi konflik dan perdamaian.

Konsep kunci yang dipelajari

  • teori konflik: Marx, Dahrendorf, Coser, Lewis
  • tipologi konflik: vertikal-horizontal, terbuka-tertutup, realistis-non realistis
  • konflik Indonesia: Poso, Ambon, Sampit, agraria (Mesuji), buruh
  • kekerasan: langsung, struktural, kultural (Johan Galtung)
  • resolusi: negosiasi, mediasi, arbitrasi, ajudikasi, konsiliasi
  • peace-building: positive peace vs negative peace

Contoh soal Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian dan pembahasannya

5 soal pilihan ganda berikut diambil dari bank soal SekolahSMA, lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah. Coba kerjakan dulu sebelum membaca pembahasannya.

SOAL 1

Konflik sosial yang terjadi akibat perbedaan kepentingan antara pemilik modal dan pekerja disebut konflik ...

  1. A. Konflik antargenerasi
  2. B. Konflik antarkelas ✓ Jawaban benar
  3. C. Konflik SARA
  4. D. Konflik internasional
  5. E. Konflik ideologi
Pembahasan

Konsep: sejarah = sejarah perjuangan kelas. Langkah penyelesaian: 1. Tandai siapa yang berhadapan dalam kasus ini: pemilik modal di satu sisi dan pekerja di sisi lain. 2. Yang memisahkan keduanya adalah posisi dalam proses produksi -- satu pihak menguasai alat produksi, pihak lain menjual tenaga kerjanya. Posisi seperti inilah yang membentuk kelas sosial. 3. Kepentingan kedua posisi itu memang berlawanan: pemilik modal menekan biaya demi keuntungan, pekerja menuntut upah dan jaminan kerja yang lebih baik. 4. Karena garis pemisah pihak yang bertikai adalah kelas, pertentangan semacam ini digolongkan sebagai konflik antarkelas. Jawaban benar: B -- pertentangan pemilik modal dengan pekerja tergolong konflik antarkelas, sebab yang memisahkan kedua pihak adalah posisinya dalam kepemilikan alat produksi beserta kepentingan ekonomi yang melekat pada posisi itu. Tips: Marx: sejarah = sejarah perjuangan kelas. Buruh (proletar) vs Majikan (borjuis) = konflik antarkelas. Contoh: demonstrasi buruh menuntut UMR.

SOAL 2

Teori yang melihat konflik sebagai bagian normal dan fungsional dalam masyarakat adalah teori ...

  1. A. Fungsionalisme struktural
  2. B. Interaksionisme simbolik
  3. C. Teori konflik fungsional (Coser) ✓ Jawaban benar
  4. D. Pertukaran sosial
  5. E. Evolusi sosial
Pembahasan

Konsep: konflik bisa POSITIF (perkuat solidaritas). Langkah penyelesaian: 1. Baca klaim yang dicari soal: konflik dipandang NORMAL dan fungsional, artinya dianggap wajar terjadi sekaligus ada gunanya bagi masyarakat. 2. Pandangan itu berdiri di atas satu pengamatan: pertentangan dengan pihak luar justru merapatkan barisan di dalam kelompok, dan tuntutan yang muncul memaksa aturan main lama ditinjau ulang. 3. Teori yang secara khusus menampung klaim tersebut adalah teori konflik fungsional yang dikemukakan Coser. Jawaban benar: C -- teori konflik fungsional Coser-lah yang menempatkan konflik sebagai gejala wajar sekaligus berfungsi, karena pertentangan dapat mempererat solidaritas ke dalam dan mendorong pembaruan aturan bersama. Tips: Coser: konflik bisa POSITIF (perkuat solidaritas). Dahrendorf: konflik = sumber perubahan. Keduanya membedakan 'konflik realistis' (ada masalah nyata) vs 'non-realistis' (pelampiasan).

SOAL 3

Kekerasan yang dilakukan oleh negara melalui aparat terhadap warganya disebut ...

  1. A. Kekerasan kriminal
  2. B. Kekerasan struktural ✓ Jawaban benar
  3. C. Kekerasan langsung
  4. D. Kekerasan simbolis
  5. E. Kekerasan horizontal
Pembahasan

Konsep: 3 jenis kekerasan: Langsung (fisik), Struktural (sistem yang menindas), Kultural (budaya yang membenarkan kekerasan). Langkah penyelesaian: 1. Tandai siapa pelakunya dan atas nama apa ia bertindak: bukan orang per orang karena urusan pribadi, melainkan aparat yang bertindak atas nama negara. 2. Kekerasan dibedakan menurut sumber daya paksanya. Bila daya paksa itu berasal dari kedudukan pelaku di dalam struktur kekuasaan -- negara, lembaga, atau sistem aturan -- kekerasannya disebut kekerasan struktural. 3. Karena warga menjadi sasaran justru dari pihak yang memegang kewenangan resmi dalam struktur negara, kasus tersebut tergolong kekerasan struktural. Jawaban benar: B -- kekerasan yang dijalankan aparat atas nama negara terhadap warganya disebut kekerasan struktural, sebab daya paksanya bersumber dari kedudukan pelaku di dalam struktur kekuasaan, bukan dari perkara pribadi antarorang. Tips: Galtung: 3 jenis kekerasan: Langsung (fisik), Struktural (sistem yang menindas), Kultural (budaya yang membenarkan kekerasan). Struktural = tidak tampak tapi menyakiti.

SOAL 4

Upaya membangun perdamaian setelah konflik melalui rekonsiliasi dan pemulihan hubungan disebut ...

  1. A. Eskalasi konflik
  2. B. Pencegahan konflik
  3. C. Peace-building (pembangunan perdamaian) ✓ Jawaban benar
  4. D. Deterrence
  5. E. Sanctions
Pembahasan

Konsep: 3 tahap damai: Prevention (cegah sebelum), Peace-keeping (jaga saat konflik), Peace-building (bangun setelah konflik). Langkah penyelesaian: 1. Tandai kapan tindakan itu dilakukan: SETELAH konflik reda, bukan sebelum pecah dan bukan pula saat pertikaian masih berlangsung. 2. Upaya perdamaian memang dipilah menurut waktunya -- mencegah sebelum konflik meletus, menjaga selama konflik berjalan, lalu memulihkan sesudah kekerasan berhenti. 3. Isi kegiatannya pun cocok dengan tahap terakhir: rekonsiliasi dan pemulihan hubungan antarpihak yang pernah bertikai. 4. Tahap membangun kembali perdamaian pascakonflik itulah yang disebut peace-building. Jawaban benar: C -- rekonsiliasi dan pemulihan hubungan sesudah konflik reda termasuk peace-building, yakni tahap membangun perdamaian yang dikerjakan setelah kekerasan berhenti agar pertikaian tidak berulang. Tips: 3 tahap damai: Prevention (cegah sebelum), Peace-keeping (jaga saat konflik), Peace-building (bangun setelah konflik). Contoh: Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi di Afrika Selatan.

SOAL 5

Konflik antara Indonesia dan Malaysia terkait klaim Blok Ambalat adalah contoh konflik ...

  1. A. Konflik ideologi
  2. B. Konflik antarkelas
  3. C. Konflik antaretnis
  4. D. Konflik antarnegara/internasional ✓ Jawaban benar
  5. E. Konflik agama
Pembahasan

Konsep: Konflik Ambalat = konflik teritorial antarnegara. Langkah penyelesaian: 1. Tandai siapa dua pihak yang berhadapan: Indonesia dan Malaysia, keduanya negara berdaulat, bukan kelompok di dalam satu masyarakat. 2. Tandai pula apa yang dipersengketakan: klaim atas suatu wilayah beserta kekayaan lautnya -- tuntutan yang hanya bisa diajukan oleh negara. 3. Konflik yang pihak-pihaknya negara dan objeknya batas wilayah digolongkan sebagai konflik antarnegara atau internasional, dan jalur penyelesaiannya pun diplomasi serta hukum laut internasional. Jawaban benar: D -- sengketa klaim Blok Ambalat tergolong konflik antarnegara atau internasional, karena yang berhadapan adalah dua negara berdaulat dan yang dipersoalkan batas wilayah, sehingga penyelesaiannya ditempuh lewat jalur diplomasi. Tips: Konflik Ambalat = konflik teritorial antarnegara. Diselesaikan melalui diplomasi bilateral dan forum internasional (UNCLOS). Belum sepenuhnya selesai hingga kini.

Latihan soal Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian

Tersedia 30 soal latihan Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian dengan pembahasan langkah demi langkah, plus Kak Guru AI yang menjelaskan konsep 24/7. Mulai gratis tanpa kartu kredit.

Daftar gratis & mulai latihan

Topik lain di Sosiologi