SEKOLAHSMA

Biologi SMA - Materi, Konsep & Latihan Soal

Mata pelajaran Biologi SMA mencakup Fase E (kelas 10) dan Fase F (kelas 11-12). Diorganisasikan dalam 2 elemen utama: Pemahaman Biologi (klasifikasi, sel, jaringan, sistem organ, metabolisme, hereditas, evolusi, bioteknologi) dan Keterampilan Proses Ilmiah (terintegrasi). Pendekatan: deep learning melalui inkuiri, observasi fenomena hayati, dan pemecahan masalah personal-lokal-global. Total 25 topik dengan track kelompok seragam (3 kelompok @ 10 soal = 30 soal/topik).

25 topik · 750 soal latihan + pembahasan · Kurikulum Merdeka

Daftar gratis - latihan Biologi + Kak Guru AI

Kelas 10 (Fase E)

Pada akhir Fase E, peserta didik mampu memahami hakikat ilmu biologi dan metode ilmiah, menerapkan prinsip klasifikasi makhluk hidup dan menjelaskan keanekaragaman hayati Indonesia, mendeskripsikan peran virus-bakteri-protista-jamur dalam kehidupan, menganalisis interaksi antar komponen ekosistem dan dampak perubahan lingkungan, serta merancang upaya pelestarian dan pengelolaan limbah. Peserta didik mampu melakukan penyelidikan ilmiah secara aman dan etis.

Hakikat Ilmu Biologi & Metode Ilmiah

Hakikat ilmu biologi, cabang-cabang biologi, objek dan tingkatan organisasi kehidupan (molekul-sel-jaringan-organ-organisme-populasi-komunitas-ekosistem-biosfer), metode ilmiah, peran biologi, dan keselamatan kerja di laboratorium biologi.

Keanekaragaman Hayati & Klasifikasi Makhluk Hidup

Tingkat keanekaragaman hayati (gen, jenis, ekosistem), keanekaragaman hayati Indonesia (Wallace-Weber), prinsip klasifikasi, takson, binomial nomenklatur, sistem 5 kingdom & 6 kingdom (Whittaker, Woese), dan kunci determinasi.

Virus

Sejarah penemuan virus, ciri-ciri virus (aseluler, parasit obligat), struktur virus (kapsid, genom DNA/RNA, sampul), klasifikasi virus, siklus replikasi (litik dan lisogenik), peran virus (positif & negatif), penyakit virus pada manusia dan vaksin.

Monera (Bakteri & Archaea)

Ciri prokariotik (tanpa membran inti), perbedaan Bakteri vs Archaea, struktur sel bakteri, bentuk dan susunan, reproduksi (pembelahan biner, konjugasi, transformasi, transduksi), klasifikasi, peran menguntungkan dan merugikan, serta peranan dalam ekosistem dan industri.

Protista

Ciri Protista (eukariotik, sebagian besar uniseluler), klasifikasi berdasarkan kemiripan dengan kingdom lain: protista mirip hewan (Protozoa: Rhizopoda, Ciliata, Flagellata, Sporozoa), mirip tumbuhan (alga: Chlorophyta, Phaeophyta, Rhodophyta, Chrysophyta, Pyrrhophyta, Euglenophyta), dan mirip jamur (Myxomycota, Oomycota).

Fungi (Jamur)

Ciri jamur (eukariotik, heterotrof saprofit/parasit, dinding kitin), struktur tubuh (hifa, miselium, septa), klasifikasi 4 divisi (Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, Deuteromycota), reproduksi, simbiosis (lichen, mikoriza), peran menguntungkan dan merugikan.

Ekosistem & Interaksi Komponen Biotik-Abiotik

Komponen biotik (produsen, konsumen, dekomposer) dan abiotik (suhu, cahaya, air, tanah, udara), tingkatan ekosistem, rantai dan jaring makanan, piramida ekologi, daur biogeokimia (karbon, nitrogen, fosfor, sulfur, air), suksesi ekologi, dan tipe ekosistem.

Perubahan Lingkungan & Pelestarian

Pencemaran lingkungan (udara, air, tanah, suara), pemanasan global dan dampaknya, kerusakan hutan dan kepunahan spesies, pengelolaan limbah (3R), pelestarian in-situ dan ex-situ, serta peran individu dalam pembangunan berkelanjutan (SDG).

Kelas 11 & 12 (Fase F)

Pada akhir Fase F, peserta didik mampu mendeskripsikan struktur dan fungsi sel beserta bioproses (transpor membran, pembelahan sel), menganalisis keterkaitan jaringan dan sistem organ pada tumbuhan dan hewan/manusia (gerak, sirkulasi, pencernaan, respirasi, ekskresi, koordinasi, reproduksi, imun), memahami metabolisme dan enzim, menerapkan konsep substansi genetika dan pewarisan sifat, menganalisis mutasi dan teori evolusi, serta mengevaluasi penerapan bioteknologi dalam kehidupan.

Struktur & Fungsi Sel

Sejarah penemuan sel (Hooke, Schleiden-Schwann, Virchow), teori sel, perbedaan sel prokariotik vs eukariotik, sel hewan vs sel tumbuhan, struktur dan fungsi organel sel (membran, nukleus, mitokondria, kloroplas, RE, Golgi, lisosom, ribosom, vakuola, dinding sel), serta sitoskeleton.

Bioproses Sel (Transpor Membran & Pembelahan)

Transpor membran: pasif (difusi sederhana, difusi terfasilitasi, osmosis) dan aktif (pompa Na-K, transpor ko-aktif), endositosis (fagositosis, pinositosis), eksositosis. Pembelahan sel: siklus sel, mitosis (4 fase), meiosis (2 tahap), gametogenesis.

Jaringan Tumbuhan

Jaringan meristem (apikal, lateral, interkalar), jaringan permanen (epidermis, parenkim, kolenkim, sklerenkim, xilem, floem), organ tumbuhan (akar, batang, daun, bunga), perbedaan monokotil vs dikotil, kultur jaringan.

Jaringan Hewan

Empat jaringan dasar hewan: epitel (pelindung, sekresi, absorpsi), ikat (penghubung, penyokong, lemak, darah, tulang), otot (lurik, polos, jantung), saraf (neuron, sel glia). Lokasi, struktur, dan fungsi masing-masing jaringan.

Sistem Gerak (Tulang & Otot)

Rangka manusia (rangka aksial dan apendikular, jumlah tulang dewasa 206), jenis tulang berdasar bentuk dan jaringan, persendian (diartrosis, amfiartrosis, sinartrosis), mekanisme kontraksi otot (model filamen geser), kelainan dan gangguan sistem gerak.

Sistem Sirkulasi (Darah & Limfa)

Komposisi darah (plasma + sel), eritrosit-leukosit-trombosit, golongan darah (ABO, Rhesus), pembekuan darah, sistem peredaran darah manusia (jantung, pembuluh, dua sirkuit), sirkulasi limfa, kelainan dan gangguan.

Sistem Pencernaan

Zat makanan (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air), saluran pencernaan (mulut-esofagus-lambung-usus halus-usus besar-rektum), kelenjar pencernaan (saliva, lambung, hati, pankreas), enzim pencernaan, absorpsi nutrisi, dan kelainan/gangguan.

Sistem Respirasi

Saluran pernapasan (rongga hidung-faring-laring-trakea-bronkus-bronkiolus-alveolus), mekanisme pernapasan (inspirasi-ekspirasi, dada vs perut), volume dan kapasitas paru-paru, pertukaran gas O2-CO2, transpor gas dalam darah, dan gangguan.

Sistem Ekskresi

Organ ekskresi manusia: ginjal (struktur nefron, mekanisme filtrasi-reabsorpsi-augmentasi), kulit (kelenjar keringat), paru-paru (CO2), hati (urea, bilirubin). Komposisi urin, gangguan dan teknologi (cuci darah/dialisis, transplantasi).

Sistem Koordinasi (Saraf, Endokrin, Indera)

Sistem saraf: neuron, mekanisme impuls saraf, sinapsis, sistem saraf pusat (otak, sumsum tulang belakang) dan tepi (somatik, otonom: simpatik-parasimpatik). Sistem endokrin: kelenjar (hipofisis, tiroid, pankreas, adrenal, gonad) dan hormon. Indera: mata, telinga, hidung, lidah, kulit.

Sistem Reproduksi & Pertumbuhan

Sistem reproduksi pria (testis, vas deferens, penis) dan wanita (ovarium, tuba falopi, uterus), gametogenesis (spermatogenesis dan oogenesis), siklus menstruasi (folikuler, ovulasi, luteal, menstruasi), fertilisasi, kehamilan, perkembangan embrio, ASI dan KB, gangguan dan IMS.

Sistem Pertahanan Tubuh (Imun)

Pertahanan non-spesifik (kulit, mukosa, fagosit, inflamasi, demam, interferon) dan spesifik (humoral oleh sel B-antibodi, seluler oleh sel T), antibodi (IgG, IgM, IgA, IgD, IgE), imunisasi aktif vs pasif, vaksin, alergi, autoimun, dan AIDS.

Metabolisme & Enzim

Enzim (struktur, sifat, cara kerja: lock-and-key vs induced fit, faktor yang mempengaruhi), katabolisme (respirasi seluler: glikolisis, siklus Krebs, transpor elektron, fermentasi), anabolisme (fotosintesis: reaksi terang, siklus Calvin, kemosintesis).

Substansi Genetika & Sintesis Protein

Struktur DNA (Watson-Crick: heliks ganda, basa A-T, G-C), RNA (mRNA, tRNA, rRNA), kromosom (autosom + gonosom), gen, replikasi DNA (semikonservatif), sintesis protein (transkripsi-translasi), kode genetika.

Pewarisan Sifat (Hukum Mendel & Penyimpangan)

Hukum Mendel I (segregasi) dan II (pemilihan bebas), monohibrid dan dihibrid, persilangan resiprok, backcross, testcross. Penyimpangan semu hukum Mendel: epistasis-hipostasis, polimeri, kriptomeri, interaksi gen, gen letal. Pautan, pindah silang. Pewarisan sifat tertaut kelamin pada manusia (hemofilia, buta warna).

Mutasi & Evolusi

Mutasi gen (titik: silent, missense, nonsense; frameshift) dan mutasi kromosom (delesi, duplikasi, inversi, translokasi; aneuploidi: trisomi 21/Down, sindrom Klinefelter, Turner). Teori evolusi: Lamarck, Darwin (seleksi alam), modern (sintesis evolusi). Bukti evolusi: fosil, anatomi komparatif, embriologi, biokimia. Hukum Hardy-Weinberg.

Bioteknologi

Bioteknologi konvensional (fermentasi: tape, tempe, yogurt, kecap, antibiotik) vs modern (rekayasa genetika, kloning, kultur jaringan, PCR, terapi gen, vaksin DNA). Aplikasi di pangan, kesehatan, pertanian, lingkungan. Dampak positif dan etika (organisme transgenik, bayi tabung, kloning manusia).