SEKOLAHSMA

Kimia SMA - Materi, Konsep & Latihan Soal

Mata pelajaran Kimia SMA mencakup Fase E (kelas 10) dan Fase F (kelas 11-12). Diorganisasikan dalam 2 elemen utama: Pemahaman Kimia (struktur partikel, perhitungan, energetika, kinetika, kesetimbangan, larutan, elektrokimia, senyawa karbon) dan Keterampilan Proses Ilmiah (terintegrasi). Pendekatan: deep learning melalui inkuiri, pemodelan partikel, dan pemecahan masalah dunia nyata. Total 22 topik dengan track kelompok seragam (3 kelompok @ 10 soal = 30 soal/topik).

22 topik · 660 soal latihan + pembahasan · Kurikulum Merdeka

Daftar gratis - latihan Kimia + Kak Guru AI

Kelas 10 (Fase E)

Pada akhir Fase E, peserta didik mampu memahami hakikat ilmu kimia dan metode ilmiah, mendeskripsikan struktur atom dan hubungannya dengan tabel periodik, membandingkan jenis-jenis ikatan kimia beserta bentuk molekul dan sifat antar molekul, menerapkan hukum-hukum dasar kimia dan stoikiometri dasar, serta menganalisis isu lingkungan dengan pendekatan kimia hijau. Peserta didik mampu melakukan penyelidikan ilmiah secara aman dan etis di laboratorium.

Hakikat Ilmu Kimia & Metode Ilmiah

Hakikat ilmu kimia, peranan kimia dalam kehidupan, metode ilmiah (observasi-hipotesis-eksperimen-kesimpulan), keselamatan kerja di laboratorium, dan pengenalan alat-alat kimia dasar.

Struktur Atom & Tabel Periodik

Perkembangan teori atom (Dalton, Thomson, Rutherford, Bohr, mekanika kuantum), partikel sub-atom, konfigurasi elektron, sistem periodik modern, dan sifat periodik unsur.

Ikatan Kimia & Bentuk Molekul

Aturan oktet, ikatan ion, ikatan kovalen (tunggal, rangkap, koordinasi), ikatan logam, kepolaran molekul, teori VSEPR, dan gaya antar molekul (van der Waals, ikatan hidrogen).

Hukum Dasar Kimia & Stoikiometri Dasar

Hukum kekekalan massa (Lavoisier), perbandingan tetap (Proust), perbandingan berganda (Dalton), perbandingan volume (Gay-Lussac), hipotesis Avogadro, persamaan reaksi setara, dan perhitungan stoikiometri dasar.

Kimia Hijau & Isu Lingkungan

Prinsip kimia hijau (12 prinsip), pemanasan global, perubahan iklim, pencemaran lingkungan (udara, air, tanah), pengelolaan limbah, energi terbarukan dari sudut pandang kimia, serta peran kimia dalam pembangunan berkelanjutan.

Kelas 11 & 12 (Fase F)

Pada akhir Fase F, peserta didik mampu memahami perhitungan kimia (konsep mol, stoikiometri lanjut), perubahan entalpi reaksi (termokimia), laju reaksi dan kesetimbangan kimia, larutan asam-basa beserta titrasi, buffer-hidrolisis garam-Ksp, sifat koligatif, redoks dan elektrokimia, kimia unsur, serta kimia karbon (hidrokarbon, gugus fungsi, benzena, makromolekul). Peserta didik mampu menerapkan konsep untuk menjelaskan fenomena kimia di industri, lingkungan, dan kehidupan sehari-hari.

Konsep Mol & Stoikiometri Lanjut

Konsep mol (bilangan Avogadro, massa molar, volume molar gas), rumus empiris dan molekul, persen komposisi, kadar zat (persen, ppm, molaritas), pereaksi pembatas, dan perhitungan stoikiometri kompleks dalam reaksi.

Termokimia

Sistem dan lingkungan, reaksi eksoterm dan endoterm, perubahan entalpi standar (delta H), persamaan termokimia, jenis-jenis perubahan entalpi (pembentukan, penguraian, pembakaran, netralisasi), hukum Hess, kalorimetri, dan energi ikatan.

Laju Reaksi

Pengertian laju reaksi, persamaan laju reaksi, orde reaksi, konstanta laju, faktor yang mempengaruhi laju reaksi (konsentrasi, suhu, luas permukaan, katalis), teori tumbukan, dan energi aktivasi.

Kesetimbangan Kimia

Reaksi reversibel, kesetimbangan dinamis, tetapan kesetimbangan (Kc, Kp), hubungan Kc dan Kp, pergeseran kesetimbangan (asas Le Chatelier), dan penerapan kesetimbangan dalam industri (Haber-Bosch, kontak).

Asam-Basa & Indikator

Teori asam-basa (Arrhenius, Bronsted-Lowry, Lewis), kekuatan asam-basa, tetapan kesetimbangan air (Kw), pH dan pOH, indikator asam-basa, dan reaksi netralisasi.

Stoikiometri Larutan & Titrasi

Konsentrasi larutan (molaritas, molalitas, fraksi mol), titrasi asam-basa, kurva titrasi, perhitungan konsentrasi dari titrasi, dan reaksi stoikiometri dalam larutan.

Larutan Penyangga & Hidrolisis Garam

Larutan penyangga (buffer): definisi, komponen, perhitungan pH, kapasitas buffer, peran dalam tubuh (darah, cairan sel). Hidrolisis garam: jenis garam, perhitungan pH garam terhidrolisis.

Sistem Koloid

Pengertian larutan, koloid, dan suspensi; sifat-sifat koloid (efek Tyndall, gerak Brown, adsorpsi, koagulasi, elektroforesis, dialisis), jenis koloid berdasarkan fase terdispersi-medium pendispersi, koloid liofil dan liofob, pembuatan koloid (kondensasi, dispersi), serta peranan koloid dalam kehidupan dan industri.

Kelarutan & Hasil Kali Kelarutan (Ksp)

Kelarutan dan hasil kali kelarutan (Ksp), hubungan kelarutan dengan Ksp, pengaruh ion senama (efek Le Chatelier), pengaruh pH terhadap kelarutan, dan prediksi pengendapan.

Sifat Koligatif Larutan

Sifat koligatif larutan: penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, tekanan osmotik. Sifat koligatif larutan elektrolit dengan faktor van't Hoff.

Reaksi Redoks & Bilangan Oksidasi

Konsep oksidasi-reduksi (3 perspektif: oksigen, elektron, biloks), aturan menentukan biloks, oksidator dan reduktor, penyetaraan reaksi redoks (metode setengah reaksi & PBO), dan aplikasi redoks.

Sel Elektrokimia & Elektrolisis

Sel volta (galvani): notasi sel, potensial sel, deret volta. Sel elektrolisis: reaksi di katoda dan anoda, hukum Faraday, korosi dan pencegahan, serta aplikasi industri (penyepuhan, pemurnian logam).

Kimia Unsur (Gas Mulia, Halogen, Alkali, Alkali Tanah, Periode 3, Transisi)

Sifat dan kegunaan unsur-unsur golongan utama (gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah), unsur-unsur periode 3 (Na, Mg, Al, Si, P, S, Cl, Ar), dan unsur transisi periode 4 (Sc-Zn). Pembuatan unsur industrial (proses Haber, Hall-Heroult, kontak, dll.).

Senyawa Karbon (Hidrokarbon)

Kekhasan atom karbon, hidrokarbon alifatik (alkana, alkena, alkuna), hidrokarbon siklik dan aromatik (benzena), tatanama IUPAC, isomer (struktur dan geometri), serta reaksi-reaksi hidrokarbon (substitusi, adisi, eliminasi).

Senyawa Karbon dengan Gugus Fungsi

Senyawa karbon dengan gugus fungsi: alkohol, eter, aldehida, keton, asam karboksilat, ester, haloalkana, amina. Tatanama, sifat, reaksi pembuatan, dan kegunaan masing-masing gugus.

Benzena & Turunannya

Struktur benzena (delokalisasi elektron pi), tatanama benzena dan turunannya (orto-meta-para), reaksi substitusi elektrofilik (halogenasi, nitrasi, sulfonasi, alkilasi), serta turunan penting (toluena, fenol, anilina, asam benzoat, BHT, TNT).

Makromolekul (Polimer, Karbohidrat, Protein, Lemak)

Polimer: alam vs sintetis, polimerisasi adisi vs kondensasi, plastik dan dampaknya. Biomolekul: karbohidrat (mono-/di-/polisakarida), protein (asam amino, ikatan peptida, struktur 1-4), lemak (asam lemak jenuh dan tidak jenuh, lemak hewani vs nabati).